Home Olahraga Sepakbola Rekam pemain sepak bola wanita, Petr Vlachovsky dilarang latih klub seumur hidup
Sepakbola

Rekam pemain sepak bola wanita, Petr Vlachovsky dilarang latih klub seumur hidup

Share
Rekam pemain sepak bola wanita, Petr Vlachovsky dilarang latih klub seumur hidup
Petr Vlachovsky dilarang menjalankan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola sepanjang hidupnya dalam kompetisi di bawah naungan asosiasi sepak bola Eropa. FOTO : CTK via AP/Dalibor Gluck
Share

POPULARITAS.COM – UEFA menjatuhkan hukuman larangan melatih dan berkompetisi dalam kancah sepak bola seumur hidup kepada mantan pelatih klub wanita 1. FC Slovacko, Petr Vlachovsky. Ia terbukti bersalah merekam para pemain perempuan di ruang ganti secara diam-diam.

Vlachovsky sebelumnya divonis bersalah oleh peradilan di Republik Cheska pada tahun lalu karena merekam lebih dari selusin pemain wanita selama periode empat tahun.

Dengan sanksi tersebut, Vlachovsky dilarang menjalankan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola sepanjang hidupnya dalam kompetisi di bawah naungan asosiasi sepak bola Eropa itu.

UEFA juga mendesak federasi sepak bola Republik Cheska mencabut lisensi kepelatihannya. Komite Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA menyatakan Vlachovsky melanggar aturan terkait perilaku tidak pantas dan tidak senonoh dalam sidang pada Selasa (20/5/2026).

UEFA juga meminta FIFA untuk mengadopsi hukuman tersebut agar berlaku secara global. Pada 2025, Vlachovsky telah divonis satu tahun penjara oleh pengadilan di Republik Cheska karena merekam para pemainnya dengan usia termuda 17 tahun.

Vlachovsky ditangkap pada 2023 setelah pihak berwenang menemukan rekaman tersebut beredar secara daring. Ia diketahui melatih 1. FC Slovacko selama hampir 15 tahun.

Selain melatih FC Slovacko, Vlachovsky juga pernah menangani tim nasional wanita Cheska kelompok usia U-19. Serikat pemain dunia FIFPRO menyambut baik hukuman yang dijatuhkan UEFA.

“Ini memberikan sinyal yang kuat dan penting bahwa pelecehan dan perilaku tidak pantas tidak memiliki tempat di sepak bola, serta kesejahteraan pemain harus tetap menjadi prioritas,” demikian pernyataan FIFPRO.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsSepakbola

Wow! Bola Tangan Tuhan Maradona Terjual Rp 59,47 Miliar POPULARITAS.COM – Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial “Tangan Tuhan” dan “Gol Abad Ini” pada Piala Dunia 1986 terjual seharga US$ 3,355 juta atau sekitar Rp 59,47 miliar dalam sebuah lelang. Bola Adidas Azteca tersebut digunakan dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Inggris di Stadion Azteca, Mexico City, pada 22 Juni 1986. Argentina menang 2-1 berkat dua gol Maradona. Dikutip dari AS, Senin (24/8/2026), bola tersebut dilelang Heritage Auctions setelah sebelumnya menjadi salah satu memorabilia sepak bola paling bersejarah yang berada di tangan kolektor. Nilai penjualan US$ 3,355 juta masih jauh di bawah perkiraan awal sekitar US$ 10 juta. Meski demikian, Heritage Auctions menyebut penjualan itu mencetak rekor untuk memorabilia sepak bola nonjersei. Bola tersebut memiliki nilai sejarah karena digunakan dalam dua momen berbeda yang hanya terpaut empat menit. Maradona mencetak gol pertama pada menit ke-51. Dalam duel udara dengan kiper Inggris Peter Shilton, Maradona menggunakan tangannya untuk menyentuh bola hingga masuk ke gawang. Wasit asal Tunisia Ali Bin Nasser tetap mengesahkan gol tersebut karena tidak melihat pelanggaran tangan. Teknologi video assistant referee (VAR) belum digunakan pada masa itu. Maradona kemudian menyebut gol kontroversial tersebut tercipta “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan”. Sejak saat itu, gol tersebut dikenal luas sebagai gol “Tangan Tuhan”. Empat menit berselang, Maradona kembali mencetak gol, tetapi kali ini dengan aksi individu yang kemudian dikenang sebagai “Gol Abad Ini”. Kapten Argentina tersebut menggiring bola melewati sejumlah pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton untuk membawa Argentina unggul 2-0. Inggris memperkecil ketertinggalan melalui Gary Lineker pada menit ke-81, tetapi Argentina tetap mempertahankan kemenangan 2-1. Bola pertandingan tersebut kemudian disimpan oleh Ali Bin Nasser selama lebih dari 3 dekade. Menurut dokumen asal-usul barang yang disertakan dalam lelang, bola itu digunakan sepanjang pertandingan dan tidak diganti, termasuk ketika Maradona mencetak kedua gol bersejarahnya. Bola yang sama sebelumnya pernah dilelang pada 2022 dan terjual sekitar US$ 2,37 juta. Barang tersebut kembali masuk pasar lelang sebelum akhirnya terjual dengan harga lebih tinggi pada Agustus 2026. Spesialis lelang Heritage Auctions Mike Provenzale menyebut bola tersebut sebagai barang yang unik dan memiliki posisi penting dalam sejarah sepak bola. “Ini benar-benar barang satu-satunya. Bisa dibilang salah satu benda sepak bola paling penting yang pernah ada,” ujarnya. Kemenangan atas Inggris membawa Argentina melaju ke semifinal. Maradona dan kawan-kawan kemudian mengalahkan Belgia sebelum menundukkan Jerman Barat di final untuk meraih gelar Piala Dunia kedua Argentina. Piala Dunia 1986 juga menjadi satu-satunya trofi Piala Dunia yang diraih Maradona sepanjang kariernya.

POPULARITAS.COM – Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial “Tangan...

NewsSepakbola

Kodim 0110/Abdya Juarai Turnamen Sepak Bola U-43 Pangdam IM Cup 2026

POPULARITAS.COM – Turnamen Sepak Bola U-43 Pangdam IM Cup Tahun 2026 resmi...

NewsSepakbola

Berbenturan dengan Piala Asia, Penyelenggaraan Piala Super Soanyol Dipindah dari Arab Saudi ke Turki

POPULARITAS.COM –  Piala Super Spanyol 2027 resmi digelar di Istanbul, Turki, pada...

NewsSepakbola

Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez Resmi Menikah

POPULARITAS.COM – Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez resmi menikah pada Selasa, 11 Agustus 2026 waktu...