Home News Satpol PP dan WH Aceh Besar sebar personel di tiga titik selama Ramadhan
News

Satpol PP dan WH Aceh Besar sebar personel di tiga titik selama Ramadhan

Share
Pemko Banda Aceh tetapkan lokasi penjualan takjil, berikut informasinya
Ilustrasi, warga Banda Aceh, saat membeli takjil berbuka puasa di hari pertama Ramadhan. FOTO : popularitas.com/Riska Zulfira
Share

POPULARITAS.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar mengintensifkan penjagaan di beberapa titik keramaian yang digunakan sebagai tempat penjualan takjil selama bulan Ramadhan.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir mengatakan langkah itu berguna untuk menjaga ketertiban masyarakat dan kenyamanan pengguna jalan saat ramadhan, khususnya di tiga lokasi, yakni Pasar Seulimuem, Pasar Kutapang, Kecamatan Darul Imarah dan Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.

Menurut Muhajir langkah itu dilakukan pihaknya lantaran mobilitas bulan Ramadhan yang kerap ramai menjelang berbuka puasa.

“Kebiasaan masyarakat disore hari keluar rumah untuk belanja takjil atau makanan untuk berbuka, keramaian ini yang kerap menyebabkan kemacetan, selain aktivitas masyarakat yang meningkat di bulan ramadhan menjadi ajang mencari rezeki bagi pedagang musiman,” ujar Muhajir, Kamis (16/3/2023).

Ia juga menyampaikan, penjagaan akan dilakukan dengan membagi tiga regu yang masing-masing beranggotakan 15 personil untuk mengatur pedagang agar tidak berjualan di badan jalan.

Apalagi katanya sering kali ditemui saat bulan Ramadhan masyarakat menempatkan lapak dagangan tidak teratur.

“Oleh karena itu untuk menghindari hal itu terjadi kita menurunkan tim,” ucapnya.

Selain itu, sambung Muhajir mereka juga akan menertibkan PKL yang masih melakukan pelanggaran dengan berjualan di tempat terlarang, seperti trotoar atau badan jalan. Karena saat Ramadhan pusat-pusat perbelanjaan, pasar tradisional dan pedagang kaki lima (PKL) semakin meningkat.

“Kami selalu rutin melakukan penertiban setiap hari kepada para PKL yang masih berjualan di tempat-tempat yang dilarang, dan harapan kami semoga masyarakat juga ikut membantu,” tuturnya.

Share
Tulisan Terkait
News

Menteri Jumhur : Penanganan Karhutla Harus dari Hulu ke Hilir

POPULARITAS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bersama ahli kebakaran hutan dan...

News

Picu Protes Negara Tetangga, Asap Karhutla Didesak Menjadi Status Bencana Nasional

POPULARITAS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan memicu kabut...

NewsTeknologi

Kisah Sim Wong Hoo, Bocah Kampung yang Jadi Miliarder Teknologi Singapura

POPULARITAS.COM – Sim Wong Hoo seorang anak yang tumbuh dari keluarga sederhana...

News

Komunitas Bandara SIM Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

POPULARITAS.COM – Komunitas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar...