POPULARITAS.COM – Universitas Ummul Qura Makkah nyatakan kesiapannya, untuk kerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam program beasiswa pendidikan bahasa Arab. Hal itu disampaikan oleh Fauzan Kamil, Staf Khusus Hubungan Luar Negeri Gubernur Muzakir Manaf Manaf, dalam keterangannya Jumat (17/10/2025).
Dia menerangkan bahwa, kesiapan tersebut disampaikan oleh Dekan Bahasa Arab Universitas Ummul Qura Makkah, saat bertemh dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Kamis 16 Oktober 2025 malam, di Villa Jabal Khandamah Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi.
Dia menyebutkan bahwa, selain kerja sama dengan Pemerintah Aceh untuk program beasiswa, kampus itu juga ingin menjalin hubungan dengan Dinas Pendidikan Dayah lewat penawaran pendidikan bahasa Arab.
Masih kata Fauzan Kamil, pada pertemuan itu, tidak hanya investor dari Arab Saudi saja yang hadir, namun juga dari sejumlah negara lain, seperti Sudan, dan Uni Emirate Arab juga berhadir.
“Mereka berkumpul di kota Makkah atas undangan Perusahaan Investasi Arab Saudi Sadeen Albait,” kata Fauzan.
Selama satu jam, Mualem memaparkan peluang investasi di Aceh. Prospek investasi yang disampaikan Mualem, di antaranya pertambangan, minyak bumi, batu bara, tambang emas hingga biji besi. Gubernur juga menyampaikan peluang di sektor pertanian dan perkebunan Aceh.
Mualem mengajak para investor membangun pabrik minyak kelapa sawit dan pabrik olahan ikan, serbuk kayu wood pellet, pabrik biomassa di Aceh. Selain itu, Mualem mengajak investor berinvestasi untuk mendirikan maskapai di Aceh.
Fauzan mencatat, Perusahaan Alzayer Arab Saudi yang akan berinvestasi di Aceh airlines. “Mereka menyiapkan 8 unit pesawat kecil dan besar untuk rute domestik dan internasional,” kata Fauzan.
Selain itu, Fauzan menambahkan, ada Sadeen Albait Group Arab Saudi yang menyatakan akan berinvestasi investasi di bidang energy biomass, dan perusahaan kuwait AlBarrak yang siap berinvestasi di bidang pembangunan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit dan pabrik ikan kaleng.
“Para Investor juga menyatakan akan datang ke Aceh dalam waktu dekat untuk implementasi investasi undangan Gubernur Aceh,” kata Fauzan.











Leave a comment