POPULARITAS.COM – Nadian Risyat Mahmud (78), salah satu jemaah haji asal Aceh Utara, Minggu 20 Juli 2025, telah kembali ke tanah air. Perempuan tersebut sempat di rawat di Mekkah, Arab Saudi karna sakit.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari dalam keterangannya, Senin (21/7/2025) di Banda Aceh. “Alhamdulillah, salah satu jemaah haji yang tertunda kepulangannya karna sakit. Sudah kembali ke tanah air,” katanya.
Sejak ketibaan ditanah air, sambungnya kemudian, pihaknya langsung mengantarkan Nadian Risyat ke Aceh Utara di kampung halamannya. “Sudah, sudah, langsung kita antar kemaren ke Aceh Utara,” imbuhnya.
Nadian Risyat Mahmud (78) sendiri merupakan haji asal Kabupaten Aceh Utara dari kelompok terbang (kloter) 10, mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar pada Minggu (20/7).
Setibanya di Aceh, Nadian diantar langsung ke kampung halaman oleh petugas dari Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag dengan ditemani keluarga dan seorang petugas haji daerah kloter 10.
Azhari menyampaikan, Nadian sebelumnya berangkat ke Arab Saudi bersama 391 jamaah kloter 10 lainnya. Tetapi, ia tidak bisa pulang ke bersama karena harus menjalani perawatan di RS King Abdullah, Makkah. Bahkan, dia tidak ikut ketika jamaah lainnya berangkat ke Madinah pada 29 Juni 2025.
Nadian dirujuk ke RS An Nur, Makkah, pada 19 Juni lalu karena keluhan sesak napas dan diduga mengidap penyakit jantung. Pada 26 Juni, dipindahkan ke RS King Abdullah karena didiagnosa mengalami CHF (gagal jantung kongestif). Terakhir, harus dioperasi kateterisasi jantung di RS King Abdullah.
“Ketika kondisinya sudah stabil, operasional haji di Arab Saudi sudah berakhir, Nadian kemudian dipulangkan ke Kantor Urusan Haji (KUH) Daerah Kerja Makkah pada 15 Juli dan menunggu jadwal kepulangan ke tanah air,” ujarnya.
Lalu, Nadien kemudian diberangkatkan dengan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah menuju Bandara Soekarno Hatta pada 19 Juli, dan tiba di Jakarta pada 20 Juli. Dan melanjutkan penerbangan ke bandara SIM Aceh Besar menggunakan pesawat Super Air Jet.
Dalam kesempatan ini, Azhari menuturkan bahwa saat ini masih ada tiga haji Aceh lainnya yang masih menjalani perawatan RS Arab Saudi.
Tiga orang tersebut masih dirawat di Madinah, masing-masing di RS King Fahd, RS Mouwasat dan RS King Salman. “Semoga semua haji Aceh yang masih dirawat akan segera membaik dan bisa secepatnya kembali ke kampung halaman,” demikian Azhari.












Leave a comment