Home Internasional 10 Ilmuwan dan Pejabat Militer AS Hilang dan Tewas Misterius, Trump Sebut Ini Masalah Serius
Internasional

10 Ilmuwan dan Pejabat Militer AS Hilang dan Tewas Misterius, Trump Sebut Ini Masalah Serius

Share
10 Ilmuwan dan Pejabat Militer AS Hilang dan Tewas Misterius, Trump Sebut Ini Masalah Serius
Gambar Ilustrasi (AI)
Share

POPULARITAS.COM – Sepuluh ilmuwan dan pejabat militer Amerika Serikat dilaporkan hilang atau tewas secara misterius dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar dari mereka terhubung dengan Laboratorium Propulsi Jet NASA dan Laboratorium Nasional Los Alamos dua institusi riset paling strategis di AS.

Presiden Donald Trump mengakui keseriusan kasus ini usai menggelar rapat khusus membahas situasi tersebut. Dikutip dari CBS News, Trump menyatakan pada Kamis (16/4/2026), “Saya baru saja keluar dari rapat mengenai hal itu, jadi ini masalah yang cukup serius.” Ia menambahkan, “Semoga saja ini hanya kebetulan, tapi beberapa di antara mereka adalah tokoh-tokoh penting, dan kami akan menyelidikinya.”

Siapa Saja Mereka?

Dilansir dari NY Post, Jumat (17/4/2026), berikut daftar lengkap 10 ilmuwan dan pejabat AS yang hilang maupun tewas:

  1. William Neil McCasland (68), pensiunan Mayor Jenderal Angkatan Udara AS dan mantan Komandan Laboratorium Penelitian Angkatan Udara di Pangkalan Wright-Patterson. Hilang sejak akhir Februari 2026 dari kediamannya di Albuquerque, New Mexico. Ia pergi tanpa ponsel, kacamata, maupun perangkat elektronik — hanya membawa sepatu hiking, dompet, dan revolver kaliber 38.
  2. Nuno Loureiro, profesor fisika fusi dan plasma dari MIT. Ditembak hingga tewas di rumahnya di Boston, Massachusetts, pada Desember 2025 oleh mantan teman sekelasnya, Claudio Neves Valente, yang mengaku bertindak karena iri hati.
  3. Carl Grillmair, astrofisikawan dari California Institute of Technology dan peneliti eksoplanet penerima penghargaan NASA. Ditembak di depan rumahnya di Los Angeles pada Februari 2026.
  4. Frank Maiwald, insinyur Laboratorium Propulsi Jet NASA. Meninggal pada Juli 2024.
  5. Michael Hicks, fisikawan Laboratorium Propulsi Jet NASA. Meninggal pada Juli 2023.
  6. Jason Thomas, peneliti Novartis. Sempat dilaporkan hilang sebelum jenazahnya ditemukan di sebuah danau di Massachusetts pada Maret 2026.
  7. Monica Reza, insinyur kedirgantaraan yang bekerja pada mesin roket. Hilang saat mendaki di Los Angeles pada Juni 2025.
  8. Melissa Casias, pemegang izin keamanan di Laboratorium Nasional Los Alamos. Hilang pada Juni 2025, terakhir terlihat berjalan sendirian di jalan raya sambil menggendong ransel.
  9. Anthony Chavez, mantan pegawai Laboratorium Nasional Los Alamos. Hilang pada Mei 2025.
  10. Steven Garcia, bekerja di bidang keamanan untuk perusahaan produsen komponen non-nuklir. Hilang pada Agustus 2025.

Apakah Ada Keterkaitan?

Hingga kini, para penyelidik belum menemukan bukti adanya pola yang menghubungkan seluruh kasus ini. Sumber pemerintah yang tidak disebutkan identitasnya menyatakan bahwa FBI tidak menyelidiki kasus-kasus tersebut sebagai bagian dari pola mencurigakan.

Juru bicara FBI, Ben Williamson, menyebut situasi ini masih berkembang. Dikutip dari CBS News, Williamson menyatakan, “FBI telah mengetahui hal ini dan memberikan semua bantuan yang diminta,” seraya menambahkan, “Biasanya, kami tidak menjadi pihak yang memimpin dalam kasus-kasus seperti ini kecuali jika diminta oleh pihak berwenang setempat.”

Baca juga: Jejak Jeffrey Epstein danai jutaan dolar untuk ilmuwan dunia

Sementara itu, Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) Departemen Energi AS menyatakan tengah menyelidiki laporan-laporan terkait. Juru bicara NNSA menegaskan, “NNSA telah mengetahui laporan-laporan terkait karyawan di laboratorium, pabrik, dan lokasi kami, dan sedang menyelidiki masalah ini.”

Sejumlah pejabat Departemen Energi, baik aktif maupun pensiunan, mengakui pola ini “mengundang pertanyaan” dan mengingatkan bahwa staf laboratorium nasional memang rentan menjadi target spionase asing. Namun seorang mantan pegawai mengingatkan agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan. “Orang memang bisa saja meninggal. Serangan jantung, penyakit jantung, bunuh diri, perampokan, itu semua bisa terjadi,” ujarnya. (hsn)

Sumber: kompas.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

InternasionalNews

Teheran Siapkan Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Selama 3 Hari

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota Teheran mengumumkan rencana penyelenggaraan prosesi pemakaman untuk Ayatollah...

Kapal Perang Prancis tahan kapal Rusia, Jubir : Ini pelanggaran internasional
Internasional

Kapal Perang Prancis tahan kapal Rusia, Jubir : Ini pelanggaran internasional

POPULARITAS.COM – Kapal Perang Prancis, Minggu 31 Mei 2026, tahan kapal Tagor...

InternasionalNews

5 Tewas, Akibat Ledakan di Pabrik Perusahaan Ruang Angkasa Korea Selatan

POPULARITAS.COM – Insiden meledaknya pabrik milik perusahaan pertahanan utama Korea Selatan, Hanwha...