Home Internasional AL Iran kembali blokir Selat Hormuz, ancam tembak kapal tak patuh
Internasional

AL Iran kembali blokir Selat Hormuz, ancam tembak kapal tak patuh

Share
Militer Iran klaim berkuasa penuh atas Selat Hormuz
Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz di Iran selatan . FOTO : (Xinhua/Ahmad Halabisaz)
Share

POPULARITAS.COM – Angkatan Laut (AL) IRGC Iran, sejak Sabtu 18 April 2026, kembali melakukan pemblokiran atas Selat Hormuz. Langkah itu dilakukan sebagai aksi balasan atas blokade Amerika Serikat di jalur perairan itu.

Pernyataan resmi penutupan Selat Hormuz oleh AL Iran itu, disampaikan langsung lewat pernyataan yang dikutip dari media Xinhua, Senin 20 April 2026.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh media resminya, Sepah News, IRGC menyatakan langkah tersebut diambil setelah AS melanggar komitmennya di bawah gencatan senjata selama dua pekan yang mulai berlaku pada 8 April, serta gagal mengakhiri blokade AL-nya terhadap kapal dan pelabuhan Iran.

AL IRGC menyerukan kepada seluruh kapal dan pemiliknya untuk mengikuti informasi terbaru resmi melalui kanalnya serta VHF Channel 16, frekuensi internasional untuk panggilan darurat, keselamatan, dan komunikasi maritim. Pernyataan Presiden AS Donald Trump tidak memiliki kredibilitas di selat dan kawasan Teluk, imbuh AL IRGC.

IRGC memperingatkan bahwa tidak ada kapal yang boleh bergerak dari area berlabuhnya di kawasan Teluk maupun Teluk Oman, dan setiap upaya mendekati selat tersebut akan dianggap sebagai “kerja sama dengan musuh” dan menjadi target serangan.

Iran telah memperketat kontrol atas selat tersebut sejak 28 Februari, ketika negara itu melarang pelayaran bagi kapal yang dimiliki atau terafiliasi dengan Israel dan AS menyusul serangan gabungan kedua negara tersebut terhadap wilayah Iran. AS kemudian memberlakukan blokadenya sendiri atas jalur perairan tersebut setelah perundingan damai dengan Iran di Islamabad, Pakistan, mengalami kegagalan.

Pada Jumat (17/4), Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan selat tersebut akan tetap “sepenuhnya terbuka” bagi pelayaran komersial selama gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan AS, sejalan dengan pengumuman gencatan senjata di Lebanon.

Namun, Trump pada Jumat mengatakan blokade AL AS akan “tetap diberlakukan sepenuhnya,” seraya mengatakan AS tidak akan mencabutnya sampai negara itu mencapai kesepakatan dengan Iran. Dia kemudian pada Sabtu menyatakan bahwa Iran tidak dapat “memeras” AS dengan selat tersebut.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

InternasionalNews

Sengketa Hak Asuh Hewan Peliharaan Meningkat di China

POPULARITAS.COM – Sengketa hak asuh hewan peliharaan semakin menjadi perhatian di China,...

Nilai ekspor buah tropis dari Indonesia ke Tiongkok capai RP5,94 triliun
Internasional

Nilai ekspor buah tropis dari Indonesia ke Tiongkok capai RP5,94 triliun

POPULARITAS.COM – Data sertifikasi Barantin periode 2025 hingga 2026 yang masih berjalan...

Presiden Ukraina minta sistem pertahanan udara ke Italia
Internasional

Ukraina tolak serahkan 25 persen wilayah ke Rusia, Zelensky : Kita siap hentikan operasi tempur

POPULARITAS.COM – Ukraina secara tegas menolak konsensi wilayah dengan Rusia sebagai prasyarat...