POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), SKK Migas dan Badan Sandi Siber Nasional (BSSN), melakukan penyusunan profil resiko bisnis sektor hulu migas. Kegiatan tersebut, libatkan KKKS yang merupakan mitra SKK Migas dan KKKS mitra BPMA.
Acara yang dilangsungkan di Jakarta tersebut, libatkan stakeholder para KKKS yang bekerja di sektor Hulu Migas.
Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan, mengatakan partisipasi aktif para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menjadi kunci keberhasilan penyusunan profil risiko tersebut.
“Partisipasi aktif KKKS diharapkan dapat memastikan pelaksanaan penyusunan profil risiko sektor hulu migas berjalan baik dan lancar,” kata Edy, Selasa, 14 Oktober 2025.
Edy menegaskan, kegiatan ini tidak hanya sebatas penyusunan dokumen formal, tetapi juga menghasilkan inisiatif strategis sebagai dasar pengelolaan risiko siber yang terarah, komprehensif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan siber di sektor energi dan sumber daya alam yang kini menghadapi ancaman semakin kompleks.
Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa dokumen profil risiko perlu ditindaklanjuti melalui penerapan strategi mitigasi nyata, penguatan budaya sadar risiko, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara konsisten.
“Langkah-langkah tersebut akan memperkuat good risk governance dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kesiapan organisasi dalam menjaga keberlanjutan bisnis,” kata Edy.
Sementara itu, Deputi Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas, menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat ketahanan siber nasional, terutama di sektor strategis seperti energi dan migas.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan ditingkatkan. Kami juga mendorong KKKS yang belum melengkapi survei profil risiko agar segera menyelesaikannya,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan memberikan nilai tambah signifikan bagi sektor hulu migas, mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi, sekaligus menjadi fondasi penguatan tata kelola risiko siber ke depan.
Acara turut dihadiri oleh Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM selaku pembina sektor hulu migas, Ariana Sumanto; Deputi Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas; Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan; Kepala Departemen Infrastruktur IT SKK Migas, Rachmat Budijanto; serta para KKKS Wilayah Kerja Aceh yang menjadi responden dalam penyusunan profil risiko tersebut. (***)











Leave a comment