Home News Buntut Kericuhan Vaksinasi di Abdya, Reisa Minta Warga Lindungi dan Hormati Nakes
News

Buntut Kericuhan Vaksinasi di Abdya, Reisa Minta Warga Lindungi dan Hormati Nakes

Share
dr Reisa: Rapid Test Tidak Digunakan untuk Diagnostik
dr. Reisa Broto Asmoro. Foto: kemenkes
Share

POPULARITAS.COM – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyayangkan, peristiwa kericuhan saat diselenggarakannya vaksinasi Covid-19 di Aceh.

Peristiwa kericuhan tersebut menyebabkan rusaknya alat kesehatan dan ratusan dosis vaksin, serta membahayakan keselamatan tenaga kesehatan sebagai vaksinator.

“Kemarahan massa yang tidak bertanggung jawab di Aceh, sangat berbahaya bagi keselamatan tenaga kesehatan sebagai vaksinator yang selalu berniat luhur dan tulus membantu masyarakat untuk dapat cepat divaksinasi agar terlindungi dari ancaman serius Covid-19,” kata Reisa saat konferensi pers, Jumat (1/10/2021).

Baca: IDI Aceh Sesalkan Peristiwa Pengusiran Vaksinator di Abdya

Reisa pun menegaskan, para tenaga kesehatan dan tenaga medis lainnya yang bertugas menyehatkan masyarakat, harus dihormati dan dilindungi. Hal inipun juga diatur dalam undang-undang perang internasional seperti Konvensi Jenewa.

“Perlu kami ingatkan bahwa sumpah tenaga kesehatan yang sekarang menjadi vaksinator adalah netral dan mengutamakan kesehatan pasien,” ucap dia.

Reisa juga menyayangkan peristiwa penyerangan kelompok bersenjata di Papua yang turut melukai dan menyebabkan korban jiwa dari tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan memiliki peran yang sangat besar dalam mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia hingga terjadinya penurunan kasus yang sangat signifikan saat ini.

Perbaikan perkembangan kasus ini juga terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau BOR untuk pasien Covid-19 yang sudah di bawah 10 persen. Bahkan, di beberapa rumah sakit rujukan sudah tak lagi memiliki pasien Covid-19, seperti di RS Darurat Indrapura di Surabaya dan juga Asrama Haji Donohudan di Boyolali.

Sedangkan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Satgas mencatat dari 7.894 tempat tidur yang tersedia, saat ini tinggal 280 orang yang masih menjalani isolasi atau hanya 3,5 persen dari seluruh kapasitas yang terpakai.

Sumber: republika

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...