Home News Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh terima 240 santri untuk tahun perdana
News

Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh terima 240 santri untuk tahun perdana

Share
Dayah Ruhul Qur'ani Meulaboh terima 240 santri untuk tahun perdana
Pimpinan beserta pengurus Dayah Ruhul Qur'ani Meulaboh melakukan sosialisasi penerimaan santri baru ke sejumlah madrasah/sekolah di Kabupaten Nagan Raya. Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Pimpinan beserta pengurus Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh melakukan sosialisasi penerimaan santri baru ke sejumlah madrasah maupun sekolah di Kabupaten Nagan Raya, di antaranya MIN 1 Jeuram, MTsN 1 Jeuram dan lainnya.

Penerimaan santri baru Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh tahun ini merupakan tahun perdana untuk tingkat Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah (MA dan MTs).

Pimpinan Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh, Ustaz Kamil Syafruddin dalam keterangannya, Senin (7/11/2022) mengatakan, saat ini ratusan siswa telah mendaftar jalur prestasi dan pendaftaran jalur reguler akan dibuka pada 21 November sampai dengan 10 Desember 2022.

“Untuk pendaftaran jalur prestasi akan dibuka sampai 7 November 2022. Sedangkan jalur reguler melalui tes kompetensi masuk yang dilaksanakan di Dayah Ruhul Qur’ani mulai 21 November sampai dengan 10 Desember 2022,” ujar Kamil Syafruddin.

Ia mengatakan pendaftarannya bisa dilakukan secara online melalu website pendaftaran.ruhulqurani.id. Untuk informasi terkini akan diupdate secara rutin di Instagram @ruhul_qurani.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat ramai,” tambahnya.

Kamil Syafruddin menjelaskan, untuk tahun ini Dayah Ruhul Qur’ani hanya menerima 240 santri baru dengan rincian 120 santri tingkat MTs dan 120 tingkat MA.

“Kita menyediakan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para santri seperti asrama dua lantai dengan fasilitas AC, mesjid, ruang makan dengan sistem hidang, Aula Serba guna, pustaka, klinik, laboratorium bahasa, IPA, komputer, lapangan indoor dan outdoor serta dua puluh empat ruang kelas,” sebutnya.

Ia menyampaikan santri Dayah Ruhul Qur’ani tidak hanya diajarkan kitab kuning, namun juga dituntut dapat menguasai bahasa Arab dan Inggris, hafal Alqur’an 30 juz, sains dan berbagai cabang keilmuan lainnya.

“Untuk tenaga pendidik atau guru yang mengajar mereka lulusan S1, S2 dan S3 dari berbagai universitas ternama dalam negeri maupun luar negeri, alumni dayah serta pengasuh tahfiz Alquran yang memiliki sanad hingga Rasulullah,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...