POPULARITAS.COM – Dinas Kesehatan Pidie menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,4 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangunan tujuh unit Pustu (Puskesmas pembantu) sejumlah kecamatan daerah setempat.
Untuk pembangunan Pustu itu sendiri, Dinkes Pidie anggarkan Rp800 juta masing-masing untuk enam unit dan satu unit lagi dengan pagu Rp554 juta.
Proyek-proyek pekerjaan konstruksi bersumber DAK fisik dengan total pagu sebesar Rp 5.439.351.000 Tahun Anggaran (TA) 2025 itu tersebar di enam kecamatan.
Meliputi, dua paket di Kecamatan Mutiara Timur, satu di Simpang Tiga, satu di Indrajaya, satu di Padang Tiji, satu di Sakti, dan satu di Kecamatan Muara Tiga.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pidie, dr Dwi Wijaya, membenarkan, tahun 2025 ini, pihaknya akan mengerjakan tujuh paket kegiatan pembangunan Pustu dengan pagu anggaran perpaketnya rata-rata Rp 800 juta.
Bahkan, saat ini, paket-paket Pustu dengan anggaran bersumber DAK fisik itu dalam proses tender di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pidie.
Namun ia tidak menjelaskan detail item-item pekerjaan proyek Pustu dengan anggaran perpaket Rp 800 juta itu. Dwi hanya menyebutkan, jika pembangunannya sesuai dengan standar Puskesmas pembantu. “Selayaknya Pustu, sesuai standar Pustu,” kata dr Dwi Wijaya dalam keterangannya saat dikonfirmasi popularitas.com, Kamis (26/6/2025).
Katanya, bangunan Pustu tersebut memiliki luas 143 meter persegi yang dibangun di atas lahan seluas 400 meter.












Leave a comment