Home News Dirut RSUD Pidie Jaya enggan komentari pengadaan ambulans
News

Dirut RSUD Pidie Jaya enggan komentari pengadaan ambulans

Share
Dirut RSUD Pidie Jaya enggan komentari pengadaan ambulans
Ilustrasi, sejumlah ambulans saat terparkir di halaman RSUD Pidie Jaya. FOTO : popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Dirut RSUD Pidie Jaya, dr Fajriman, enggan mengomentari terkait dengan pengadaan ambulans di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh popularitas.com, lewat sambungan perpesanan WhatsApp, tidak direspon oleh dr Fajriman.

Pantauan media ini sendiri, sejak dua tahun terakhir, rumah sakit itu telah menganggarkan pengadaan ambulans senilai Rp2 miliar lebih pada peride anggaran 2020 dan 2021.

Pada anggaran 2020, pihak RSUD Pidie Jaya, membeli ambulans dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari DAK Fisik senilai Rp1,2 miliar, dan pada 2021, kembali rumah sakit itu membeli satu unit ambulans senilai Rp850 juta.

Metode pembelian ambulans dilakukan dengan e-purchasing, dan untuk pengadaan 2021, CV Aka Jaya Abadi memenangkan tender dengan harga penawaran Rp848 juta rupiah dari pagu Rp850 juta.

Dalam memenangkan paket tersebut, CV Aka Jaya Abadi mengajukan penawaran Rp 848.650.000, dengan persentase sebesar 99.8 persen dari dasar HPS 849.970.000.

Artinya, penghematan atau saving anggaran terhadap paket Pengadaan Mobil Untuk Ambulance RSUD Pidie Jaya (DAK Fisik yang penyedianya CV Aka Jaya Abadi itu hanya 02 persen, atau setara 1.320.000.

Kasubbag Pengadaan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Pidie Jaya, Gunawan menyebutkan, tender pengadaan mobil Ambulance milik RSUD setempat, sudah rampung dilakukan sekira Juni 2021.

“Paket tender pengadaan ambulan Rumah Sakit sudah selesai, kalau tidak salah sekitar bulan enam lalu,” kata Kasubbag Pengadaan, Gunawan saat dikonfirmasi popularitas.com, Kamis (2/12/2021).

Kabag Tata Usaha Rumah Sakit Umum Daerah Pidie Jaya, Muhammad Aditya saat dikonfirmasi popularitas.com membenarkan tahun 2021 ada pengadaan satu unit ambulance dengan pagu Rp 850 juta.

“Iya ada, satu unit ambalunce tahun ini,” kata Aditya, Jumat (3/12/2021).

Kata dia, mobil ambulance jenis Hiace itu pengadaan tahun 2021 itu dijadikan sebagai kendaraan emergency atau keadaan gawat darurat. Hanya saja, untuk pengadaan ambulans tahun 2020, dia mengaku tidak mengetahui secara mendetil. Diakui olehnya, saat ini Rumah Sakit Umum Daerah setempat telah memiliki tujuh unit Ambulance.

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Membaca Tanda Seru di Pesan Perempuan, Makna dan Cara Redam Konflik

POPULARITAS.COM – Penggunaan tanda seru dalam pesan singkat kerap dianggap sekadar ekspresi...

NewsOlahraga

Pebulu Tangkis Legendaris Christian Hadinata, Peraih Emas Terbanyak Indonesia di Asian Games

POPULARITAS.COM – Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis selalu menjadi pilar utama penyumbang prestasi tertinggi...

News

Meski Bukit Penggol dan Teletubbies Terbakar, Tapi Wisatawan Tetap Ramai di Bromo

POPULARITAS.COM – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, masih...

News

Pemkot Subulussalam Perkuat Sinkronisasi Rehab-Rekon Pascabencana dengan K/L

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Subulussalam, memperkuat sinkronisasi dengan kementerian/lembaga (K/L) dalam...