Home News Guru Harus Bisa Beradaptasi saat PBM di Tengah Covid
News

Guru Harus Bisa Beradaptasi saat PBM di Tengah Covid

Share
Arsip Foto. Guru dan siswa melakukan simulasi penerapan protokol pencegahan COVID-19 dalam kegiatan belajar di SMPN 1 Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/8/2020). (ANTARA)
Share

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Sabang, Abdul Hamid menyebutkan, selama pandemi Covid-19 guru harus mampu beradaptasi pembalajaran secara daring menggunakan berbagai aplikasi media sosial, seperti WhatsApp, youtube dan berbagai macam aplikasi lainnya.

Proses belajar mengajar (PBM) secara daring di Kota Sabang, sudah berlangsung selama tiga pekan lebih, pasca daerah tersebut masuk dalam zonasi merah Covid-19.

Selama itu pula, Abdul Hamid mengaku selalu memamtau sekolah-sekolah guna memastikan proses belajar mengajar jarak jauh itu berjalan tanpa kendala.

Kepada sekolah dan guru, Abdul Hamid meminta agar mampu beradaptasi dengan metode pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan media sosial yang tersedia, seperti youtube, grup WhatsApp atau sejumlah aplikasi daring lainnya.

Ia mencontohkan penggunaan grup WhatsApp di dalamnya beranggotakan guru dan siswa. Melalui grup tersebut guru dan siswa dapat berkomunikasi dan menerima materi dari guru.

Selanjutnya siswa mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru. Setelah itu siswa kembali mengirimkan tugas yang telah dikerjakan untuk diperiksa oleh guru dan memberikan penilaian.

Kata Abdul Hamis, dalam pemberian materi pelajaran, guru memakai dua metode. Yaitu metode pertama guru mengirim materi dalam bentuk tulisan dan kedua melalui video youtube yang bermuatan materi.

“Yang sudah dilakukan guru kita selama ini, guru membuat materi pembelajaran, kemudian dikirim ke grup kelas. Ada juga guru mencari video di youtube yang materi belajar yang sesuai dengan yang akan diajarkan guru,” kata Abdul Hamid.

Kendati ia tak menampik, metode pembelajaran jarak jauh menggunakan aplikasi media sosial kurang efektif, bila dibandingkan belajar secara tatap muka. Tetapi demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, belajar secara daring merupakan pilihan terbaik.

“Kita tetap melakukan pengawasan selama belajar daring tetap terlaksana dengan baik dan juga memantau kendala-kendala yang dihadapi,” jelasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...