Home News Intervensi harga beras mahal, Pemerintah Aceh gelar operasi pasar
News

Intervensi harga beras mahal, Pemerintah Aceh gelar operasi pasar

Share
Intervensi harga beras mahal, Pemerintah Aceh gelar operasi pasar
Kepala Biro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat. FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Sebagai bentuk intervensi mahalnya harga besar di pasaran, Pemerintah Aceh segera melakukan operasi pasar di 23 kabupaten dan kota di provinsi ujung barat Sumatra tersebut.

Kepala Biro Administrasi Pimpiman Setda Aceh, Akkar Arafat dalam keterangannya, Senin (28/7/2025) mengatakan, operasi pasar yang dijalankan itu, untuk mengendalikan harga beras premium yang kini kian melambung di pasaran.

“Harga beras yang kian mahal, jadi perhatian Mualem. Jadi, perintahnya untuk jalankan operasi pasar,” katanya.

Untuk menjalankan hal itu, Mualem telah menugaskan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan Bulog, guna melakukan operasi pasar komoditas beras premium. “Operasi pasar di langsungkan di 23 kabupaten dan kota secara serentak,” sebutnya.

Pelaksanaan operasi pasar akan dilangsungkan pada tanggal 29-30 Juli 2025 di seluruh wilayah Aceh. “Ini operasi pasar komoditi beras premium,” ujarnya kemudian.

Masih kata Akkar, Operasi pasar ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Aceh dalam mengendalikan inflasi daerah, menjaga daya beli masyarakat, dan memastikan distribusi beras premium menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan kondisi harga beras saat ini sangat tinggi sudah melewati batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam pelaksanaannya, lanjut Akkar, pemerintah menyiapkan 225 ton beras premium dengan subsidi harga Rp6 ribu per kilogram. “Tiap kabupaten dan kota dapatkan kuota 9,8 ton” sebutnya.

Kegiatan Operasi Pasar di 46 Titik lokasi 23 Kabupaten/Kota dengan Harga Jual Operasi Pasar Beras Premium 5 Kg Rp. 56.000/Sak dan 10 Kg Rp. 112.000/Sak, sambungnya lagi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Aceh berharap stabilitas harga dan distribusi pangan di Aceh dapat terjaga, serta dapat meringankan beban masyarakat dengan kondisi harga beras saat ini dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Kepada masyarakat kami menghimbau agar membeli sesuai kebutuhan bukan keinginan, demikian Akkar.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HukumNews

Nadiem Makarim Adukan Hakim ke Komisi Yudisial

POPULARITAS.COM – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim...

News

 833 Dapur MBG Resmi Dihentikan Operasionalnya

POPULARITAS.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan, sebanyak 833 dapur...

HukumNews

Lagi, Kepala Daerah Kena OTT, Kali Ini KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT)...

EkonomiNews

Realisasi SPHP di Aceh Capai 70 Persen

POPULARITAS.COM – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh menyebutkan realisasi distribusi program...