Khasanah kuliner Pidie di Aceh Festival Ramadhan 2022 persembahan PPJI

POPULARITAS.COM – Perhelatan Aceh Festival Ramadhan 2022, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, telah berlangsung sejak beberapa hari. Even yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Uno itu, pada 13 April 2022 lalu, akan berakhir pada 19 April mendatang.

Untuk pertama kalinya, acara Aceh Festival Ramadhan 2022, melibatkan banyak pihak, selain gerai UMKM, kehadiran organisasi Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Aceh, semakin menyerakkan kegiatan tersebut.

Ketua PPJI Aceh, Erika Mulyani, SE,Ak dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/4/2022), mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa terimakasih kepada penyelenggara, dalam hal ini, Disbudpar Aceh, yang memberikan kepercayaan organisasinya untuk ikut ambil bagian dalam event penting tersebut.

Pihaknya memandang, even Aceh Festival Ramadhan, momen penting untuk memperkenalkan ragam kuliner di provinsi ujung barat Sumatara ini, kata Erika. Oleh karenanya, pada kegiatan itu, PPJI Aceh persembahkan khasanah kuliner Pidie di acara tersebut.

“Keberadaan kuliner sangat penting bagi industri pariwisata di Aceh. Karena itu, pada even kali ini, kami angkat tentang khasanah kuliner Pidie,” terangnya.

Kebangkitan industri pariwisata di Aceh, harus dibarengi dengan keberadaan kuliner yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kepariwisataan. Karena itu, guna menyukseskan kegiatan Aceh Festival Ramadhan 2022, PPJI Aceh menyiapkan banyak kejutan melalui persembahan kuliner Aceh yang merupakan warisan para pendahulu.

Sebenarnya, ragam kuliner di Aceh sudah terkenal di tanah air, dan juga manca negara, hal itu dikarenakan ciri khas, dan rasanya yang kaya akan rempah khas nusantara, papar Erika. Jika menilik cita rasa, kita dapat mengetahui bahwa, berbagai jenis makanan masyarakat di daerah ini, mencirikan luasnya pergaulan Aceh dahulunya, sebut Erika.

“Hal itu ditandai dengan jenis kuliner Aceh yang dipengaruhi unsur Arab, China, India dan juga Eropa,” ujarnya. 

Pengaruh dalam cita rasa kuliner Aceh itu, membuktikan bahwa, daerah ini dahulu kala, memiliki pergaulan yang luas dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Kedepannya, selain mengangkat cita rasa kuliner Pidie, sambung Ika, karib perempuan itu disapa, pihaknya juga akan mempromosikan ragam kuliner lainnya dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. “PPJI, ingin mengangkat semua potensi kuliner yang ada di Aceh,” imbuhnya.

PPJI Aceh juga menyarakan kepada pihak Disbudpar Aceh, untuk kedepannya dapat mengelar festival kuliner di negara-negara yang pada masa dulunya banyak mencari dan membeli rempah dari daerah ini. “Kuliner dapat menjadi media komunikasi, dan juga promosi penting bagi suatu daerah,” demikian Erika Mulyani.

Comments
Loading...