Home News Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Desak Pemerintah Usut Dugaan Penggelapan Puluhan Ton Bantuan Banjir
News

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Desak Pemerintah Usut Dugaan Penggelapan Puluhan Ton Bantuan Banjir

Share
Koordinator MaTA, Alfian
Share

POPULARITAS.COM –Koalisi Masyarakat Sipil Aceh mendesak para pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penggelapan puluhan ton bantuan banjir yang sebelumnya diungkap oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem.

Dugaan pencurian bantuan kemanusiaan ini dinilai sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan mencederai rasa kemanusiaan masyarakat Aceh yang tengah dilanda bencana.

Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengatakan bahwa pernyataan gubernur terkait adanya oknum yang diduga menyelewengkan bantuan harus ditindaklanjuti dengan penyelidikan serius.

“Apa yang diungkapkan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, ini harus diusut tuntas. Ini sangat meresahkan, ada oknum seperti ini melakukan kejahatan yang sangat tidak manusiawi,” kata Alfian, Kamis (11/12/2025).

Alfian menegaskan pihaknya mendorong Pemerintah Pusat untuk mengambil langkah konkret dalam mengungkap pelaku penggelapan tersebut. Ia mempertanyakan komitmen pemerintah apabila kasus ini tidak ditangani dengan sungguh-sungguh.

“Kami mendorong Pemerintah Pusat untuk mencari pelaku pencurian bantuan puluhan ton ini. Jika pusat sepele mengusutnya, maka ini perlu dipertanyakan, apakah ini memang setingan atau arahan dari atas? Ini yang kita tegaskan,” katanya.

Alfian menilai bahwa pengusutan kasus ini penting untuk memastikan tidak ada lagi praktik korupsi atau penyalahgunaan bantuan di tengah situasi darurat, sekaligus memberi rasa keadilan bagi korban bencana yang sangat membutuhkan bantuan.

Dalam rapat perpanjangan Status Keadaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Aceh. Mualem menyebut sebanyak delapan puluh ton bantuan ke Bener Meriah hilang. Sehingga, ia meminta para penegak hukum untuk memperketat pengawasan penyaluran banyuan.

“Saya dengar berita burung atau berita tidak valid ya, ada 80 ton hilang entah kemana. Kita turunkan semua di Bener Meriah. Jadi kita mohon, kepada semua orang-orang di situ, relawan-relawan di situ yang tepat sasaran lah,” kata Mualem, usai rapat tanggap darurat berlangsung, Rabu malam, 10 Desember 2025.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...