Home Hukum KontraS minta Komnas HAM lanjutkan proses penyelidikan kasus Rumoh Geudong, Simpang KKA, dan Jamboe Keupok
Hukum

KontraS minta Komnas HAM lanjutkan proses penyelidikan kasus Rumoh Geudong, Simpang KKA, dan Jamboe Keupok

Share
KontraS minta Komnas HAM lanjutkan proses penyelidikan kasus Rumoh Geudong, Simpang KKA, dan Jamboe Keupok
Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna. FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh, Azharul Husna meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk melanjutkan proses penyelidikan peristiwa-peristiwa yang telah dinyatakan sebagai pelanggaran HAM berat di Aceh seperti Rumoh Geudong, Simpang KKA, dan Jamboe Keupok.

Azharul Husna mengatakan, peristiwa-peristiwa lainnya yang diduga juga merupakan peristiwa pelanggaran HAM Berat seperti peristiwa Bumi Flora di Aceh Timur, Arakundoe di Idi Cut, dan Timang Gajah di Bener Meriah.

“Komnas HAM harus memastikan proses hukum terhadap peristiwa-peristiwa di atas tetap berlangsung hingga ke pengadilan HAM. Termasuk temuan tulang belulang manusia di situs Rumoh Geudong yang ditemukan oleh pekerja pada Maret 2024,” kata Azharul Husna di Banda Aceh, Jumat, 17 Januari 2025.

Selain itu, perempuan yang diakrab sapa Nana juga mendesak pemerintah untuk membentuk Kembali Tim Pemantau Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (Tim PKPHAM).

“Sebab itu, untuk memastikan pelaksanaan rekomendasi Tim PPHAM berjalan dengan baik dan memberikan laporan perkembangan pelaksanaan rekomendasi kepada publik,” ujarnya

Di sisi lain, Nana meminta pemerintah rencana peresmian Memorial Living Park di Rumoh Geudong oleh Wakil Menteri HAM, Mugiyanto dilakukan secara transparan dan partisipatif, melibatkan komunitas korban dan masyarakat.

“Kami meminta komitmen yang kuat dari Pemerintah terkait dengan pengelolaan memorial living park sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Wamen HAM dalam keterangannya,” pungkasnya.

Share
Tulisan Terkait
Polisi tangkap ‘oknum polisi’ kasus perampokan toko emas di Aceh Selatan, satu pucuk senjata api laras panjang diamankan
Hukum

Polisi tangkap ‘oknum polisi’ kasus perampokan toko emas di Aceh Selatan, satu pucuk senjata api laras panjang diamankan

POPULARITAS.COM – Polres Aceh Selatan dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil...

Bahas revisi UUPA, Ketua DPRA Zulfadhli temui Menko Yusril Ihza Mahendra
Hukum

Bahas revisi UUPA, Ketua DPRA Zulfadhli temui Menko Yusril Ihza Mahendra

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Jumat 17 Juli 2026, temui Menteri...

HukumNews

Lembaga Wali Nanggroe Evaluasi Implementasi MoU Helsinki

POPULARITAS.COM – Lembaga Wali Nanggroe (LWN) bersama Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam)...

HukumNews

Seusai Tersangka, Keberadaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Misterius

POPULARITAS.COM – Keberadaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie...