Home Hukum Kuntadi, Jampidsus Baru yang Resmi Gantikan Febrie Adriansyah
HukumNews

Kuntadi, Jampidsus Baru yang Resmi Gantikan Febrie Adriansyah

Share
Kuntadi, Jampidsus Baru yang Resmi Gantikan Febrie Adriansyah. Foto : HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Penetapannya resmi termaktub dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 87/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari Dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan alasan penunjukan ini berdasarkan usulan dari Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

“Berkenaan dengan Kepres sesuai dengan usulan dari Jaksa Agung berkenaan dengan beberapa pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Nama Kuntadi ditetapkan sebagai Jampidsus, setelah Febrie Adriansyah menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait batubara pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), PT Asabri dan PT Krakatau Steel.

Jampidsus Baru Kuntadi Kuntadi merupakan salah satu jaksa senior yang memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung), khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana khusus.

Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 4 Januari 1970 itu sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) tersebut diangkat ke posisi itu berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 179/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung yang ditetapkan pada 20 November 2025.

Melalui keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kuntadi menggantikan Amir Yanto yang memasuki masa purnatugas. Sebelum menduduki jabatan tersebut, Kuntadi telah menempati berbagai posisi strategis di Korps Adhyaksa.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pemantauan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Pada 2018, Kuntadi dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (kejari) Jakarta Pusat. Setahun berselang, ia mendapat promosi sebagai Asisten Umum Jaksa Agung. Kariernya kembali meningkat pada 2022, saat ditunjuk sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Dalam jabatan itu, Kuntadi memimpin penyidikan sejumlah perkara korupsi besar yang menjadi perhatian publik. Di antaranya adalah penyidikan dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) yang ditaksir menimbulkan kerugian negara sekitar Rp20 triliun. Ia juga memimpin penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menjerat 16 tersangka.

Setelah menjabat Direktur Penyidikan Jampidsus, Kuntadi dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Lampung pada 2024.

Tak lama kemudian, ia dimutasi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebelum akhirnya dilantik sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung pada November 2025. Lewat Keppres Nomor 87/TPA Tahun 2026, Kuntadi resmi ditetapkan Prabowo sebagai Jampidsus pengganti Febrie Adriansyah.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
10 miliar pokir anggota DPRK Pidie Jaya tahun 2026 beli bibit udang vaname dan ikan, Kadis DKP : penerima nanti di verifikasi
News

10 miliar pokir anggota DPRK Pidie Jaya tahun 2026 beli bibit udang vaname dan ikan, Kadis DKP : penerima nanti di verifikasi

POPULARITAS.COM – Sebanyak Rp10 mililar, anggaran yang bersumber dari APBK Pidie Jaya...

News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

HukumNews

2 Anggota Bais TNI Lolos dari Pemecatan Kasus Air Keras Kontras

POPULARITAS.COM – Dua anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang menjadi terdakwa...