POPULARITAS.COM – Gagasan inovatif Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam memanfaatkan lumpur sisa banjir bandang sebagai media tanam produktif mulai menunjukkan hasil.
Memasuki usia dua pekan, tanaman yang ditanam di atas tanah lumpur banjir tersebut terpantau tumbuh subur dan berkembang dengan baik.
Perkembangan positif ini diketahui saat Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kiri, Bripka Sukma Hadi, melakukan monitoring langsung ke lahan sisa lumpur banjir di Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/1/2026).
Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman pascabencana sekaligus mengevaluasi efektivitas lumpur banjir yang sebelumnya dianggap limbah bencana, namun kini justru dimanfaatkan sebagai media tanam alternatif yang produktif. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bibit tanaman tumbuh sehat, hijau, dan kuat.
Fakta ini memperkuat bahwa lumpur sisa banjir memiliki potensi besar jika diolah dengan tepat, sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat terdampak untuk kembali produktif.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi pemulihan pascabencana berbasis lingkungan dan berkelanjutan yang digagas Kapolda Aceh.
Pendekatan ini mendorong pemanfaatan potensi lokal agar warga tidak hanya pulih, tetapi juga mampu bangkit secara ekonomi.
Kapolda Aceh sebelumnya juga menyalurkan bantuan benih tanaman dan polibag kepada warga saat kunjungannya ke Aceh Tamiang. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong pengelolaan pertanian skala rumah tangga sebagai langkah pemulihan ekonomi pascabencana.
Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat semata, melainkan harus berorientasi pada kemandirian masyarakat.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya pulih dari bencana, tetapi juga bangkit dan kembali mandiri. Bahkan dari tanah lumpur sisa banjir sekalipun, masih ada harapan yang bisa ditanam dan dipanen,” ujarnya.








Leave a comment