News

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS dimakzulkan DPR

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS dimakzulkan DPR
Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat yang dimakzulkan DPR AS, Alejandro Mayorkas. ANTARA/Anadolu.

POPULARITAS.COM – Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Alejandro Mayorkas, dimakzulkan oleh DPR negara itu. Putusan pemecatan dilangsungkan lewat voting.

Melalui voting, sebanyak 214 anggota DPR setuju dan 213 menolak. Usai pemungutan suara, Selasa (13/2/2024), Ketua DPR AS Mike Johnson mengatakan, pemakzulan Mayorkas oleh Kongres Amerika Serikat merupakan kewajiban konstitusi.

“Seperti pernyataan perang, pemakzulan juga bisa disebut sebagai wewenang paling besar yang dimiliki DPR AS,” kata dia.

Meski demikian, kalangan pengkritik menyebut upaya pemakzulan di DPR AS tersebut tidak menemukan bukti pelanggaran berat yang membuat Mayorkas patut dimakzulkan. Mereka juga menyebut upaya tersebut adalah murni tindakan politis.

Mayorkas menjadi anggota kabinet AS kedua yang dimakzulkan dalam 250 tahun sejarah negara tersebut. Satu-satunya menteri AS lain yang dimakzulkan DPR AS adalah Menteri Perang William Belknap pada 1876 akibat skandal suap.

Sementara itu, Presiden Joe Biden mengecam anggota DPR AS dari Partai Republik yang mendukung pemakzulan atas “tindakan berat sebelah yang terang-terangan tidak konstitusional”.

“Melepaskan solusi konkret ketika hal itu sangat rakyat butuhkan demi intrik politik semata bukanlah hal yang diharapkan rakyat AS terhadap pemimpinnya,” kata Biden dalam pernyataannya.

“Kongres AS perlu bertindak untuk memberi saya, Menteri Mayorkas, dan pemerintahan saya perangkat dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menangani situasi di perbatasan,” tegasnya.

Setelah DPR AS gagal menyetujui kesepakatan untuk memperketat pengamanan perbatasan pekan lalu, Partai Demokrat menyebut rivalnya di DPR, Partai Republik, tidak punya keinginan memperbaiki keamanan perbatasan dan memanfaatkan isu itu hanya untuk kampanye politik.

Setelah Mayorkas dimakzulkan, proses selanjutnya dijalankan oleh Senat AS –yang dikuasai Demokrat. Senat akan mengadili tuduhan pemakzulan terhadap Mayorkas sebagai tindak lanjut hasil voting di DPR.

Meski demikian, sebagian besar senator tidak menunjukkan minat meneruskan proses tersebut. Pemimpin Partai Demokrat di Senat AS, Chuck Schumer, juga berkata pemakzulan Mayorkas tersebut adalah tindakan “pura-pura”.

Editor : Hendro Saky

Shares: