POPULARITAS.COM – Hyundai Motor Co mengimbau karyawannya yang berencana melakukan perjalanan dinas ke Amerika Serikat (AS) untuk menunda keberangkatan, kecuali sangat penting.
Dikutip dari harian bisnis Korea Selatan, Maeil Business Newspaper, Senin (8/9/2025), langkah ini diambil setelah ratusan pekerja asal Korea Selatan ditahan dalam penggerebekan di fasilitas produksi Hyundai Motor di negara bagian Georgia, Amerika Serikat, pekan lalu.
Seusai insiden tersebut, Donald Trump juga akan menegakkan undang-undang yang mewajibkan pekerja asing memiliki izin yang sah untuk berada di AS.
“Setiap pekerja asing yang didatangkan untuk proyek tertentu harus masuk ke Amerika Serikat secara legal dan dengan izin kerja resmi,” kata juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson, dikutip dari Reuters.
Abigail menambahkan, Presiden Trump akan terus memenuhi janjinya menjadikan Amerika sebagai tempat terbaik untuk berbisnis, sekaligus menegakkan hukum imigrasi federal.
Diberitakan sebelumnya, penggerebekan ini membuat proyek pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik Hyundai Motor senilai US$ 4,3 miliar terhenti sementara. Pabrik tersebut merupakan bagian dari total investasi Hyundai Motor Group senilai US$ 12,6 miliar di Georgia dan dijadwalkan beroperasi akhir tahun ini untuk memasok baterai mobil listrik Hyundai, Kia, dan Genesis.









Leave a comment