News

Pejuang Hamas tembak 5.000 roket, Israel nyatakan darurat perang

Pejuang Hamas tembak 5.000 roket, Israel nyatakan darurat perang
Tangkapan layar video yang dirilis Hamas, saat Para pejuangan militan Hamas saat berhasil mengusai tank Merkava milik pasukan Israel.

POPULARITAS.COM – Brigage Al-Qassam, sayap bersenjata Palestina Hamas nyatakan pihaknya telah menembakkan 5 ribu roket ke wilayah permukiman Israel. Akibat serangan itu, dilaporkan setidaknya 5 penduduk tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Para pejuang Hamas melakukan serangan mendadak ke kantong-kantong permukiman Israel. Dilaporkan bahwa, puluhan tentara Isarel dikabarkan tewas. Bahkan, para militan berhasil mengusai sejumlah markas kecil militer di Selatan Israel.

Serangan mendadak tersebut, juga berhasil menghancurkan 14 tank Merkava milik Israel. Tidak hanya itu, para pejuang juga menangkap salah satu Jenderal bernama Nimrod Aloni.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant telah menyetujui mobilisasi tentara-tentara cadangan dalam skala besar sebagai respons atas serangan tersebut, lapor harian Yedioth Ahronoth.

“Keadaan darurat telah diumumkan di pihak internal sebagai persiapan untuk pertempuran jangka panjang,” kata Galant, menurut sumber yang sama.

Sirene terdengar di Tel Aviv, Rehovot, Rishon Lezion, dan Pangkalan Udara Palmachim, menurut laporan sejumlah media, termasuk situs berita Walla.

Sirene juga berbunyi di kota Yerusalem, tempat ledakan terdengar saat sistem pertahanan udara Iron Dome Israel diaktifkan, menurut koresponden Anadolu.

Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata kelompok perlawanan Palestina Hamas, mengumumkan serangan roket ke wilayah musuh, bandara, dan instalasi militer telah dimulai.

“5.000 roket dan peluru ditembakkan dari Gaza menuju Israel dalam 20 menit pertama operasi,” kata Brigade Al-Qassam dalam sebuah pernyataan.

Radio Israel melaporkan sejumlah pria Palestina bersenjata menyelinap ke wilayah Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

Israel mengerahkan pasukannya untuk mencegah penyusupan orang-orang Palestina bersenjata dari Gaza, tambah Radio Angkatan Darat.

Orang-orang bersenjata dari Hamas menguasai sebuah kantor polisi di Sderot Israel, di mana sejumlah orang terluka dalam baku tembak, Otoritas Penyiaran Israel melaporkan.

Bentrokan bersenjata antara faksi-faksi Palestina dan pasukan Israel terjadi di pagar timur Jalur Gaza, menurut koresponden Anadolu.

Tentara Israel mengatakan bahwa mereka telah mulai menyerang sasaran-sasaran milik Hamas di Gaza.

Sejumlah saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa orang-orang bersenjata dari faksi-faksi Palestina melepaskan tembakan ke kapal-kapal Israel di lepas pantai Jalur Gaza.

Faksi-faksi Palestina telah menembakkan roket ke permukiman dan kota-kota Israel secara terus menerus selama lebih dari satu jam, menurut sejumlah saksi mata.

Aktivis Palestina di Jalur Gaza membagikan sejumlah foto dan potongan video di media sosial yang menunjukkan sejumlah anggota faksi dan warga Palestina mengambil alih kendaraan Israel.

Kendaraan Israel terlihat memasuki lingkungan pemukiman Palestina dalam foto dan video yang beredar.

Seorang koresponden Anadolu melaporkan bahwa salah satu kendaraan Israel tiba di Al-Khalifa Square di Kamp Jabalia, sebelah utara Jalur Gaza.

Sekolah-sekolah di Jalur Gaza ditutup sampai ada pengumuman lebih lanjut, menurut Kementerian Pendidikan Palestina di Gaza.

Editor : Hendro Saky

Shares: