POPULARITAS.COM – Masa pelaksanaan dan realisasi kegiatan pembangunan daerah Kabupaten Pidie, Tahun Anggaran (TA) 2025 tersisa sekira 190 hari lagi.
Ironisnya, hingga akhir Juni atau penghujung kuartal II TA 2025, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pidie, baru menerima 25 dokumen paket pengadaan barang dan jasa dari total 88 kegiatan berbasis tender.
Ke 25 paket dengan total akumulasi pagu anggaran Rp 14,4 miliar itu merupakan kegiatan-kegiatan milik lima SKPK yang dibiayai APBK setempat.
Masing-masing, 11 paket milik Dinas Kesehatan, delapan paket Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dua paket Dinas Pertanian dan Pangan, tiga milik Dinas PUPR dan satu milik Dinas Perkim.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ) Pidie, T Epi Iswari menyebutkan, jelang memasuki triwulan ketiga TA 2025, pihaknya baru menerima 25 dokumen tender dari lima SKPK.
Dokumen-dokumen tender itu sendiri telah selesai dilakukan review oleh kelompok kerja (Pokja) pada UKPBJ setempat.
“Ke 25 paket dengan total pagu anggaran Rp 14,4 miliar itu direncanakan akan diumumkan proses tendernya pada Senin (23 Juni 2025) ini,” kata Kabag PBJ Pidie, T Epi Iswari dalam keterangannya saat dikonfirmasi popularitas.com, Jumat (20/6/2025).
Dia sendiri sudah sering menghubungi SKPK-SKPK pemilik kegiatan pengadaan barang dan jasa untuk mempercepat penyerahan dokumen agar dapat dilakukan proses pelelangan.
Soalnya, Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, rutin melakukan evaluasi perkembangan proses tender pembangunan daerah mengingat sisa waktu tahun anggaran yang tersedia.
“Bupati juga rutin menanyakan ke UKPBJ, berapa banyak SKPK yang sudah serahkan dokumen tender,” jelasnya.









Leave a comment