Home Hukum Polisi tutup ratusan sumur tambang minyak mentah ilegal
HukumNews

Polisi tutup ratusan sumur tambang minyak mentah ilegal

Share
Sumur minyak mentah ilegal yang meledak di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (ANTARA/HO- Polres Muba)
Share

POPULARITAS.COM – Aparat kepolisian menutup ratusan sumur tambang minyak mentah ilegal yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Musi Banyuasin AKBP Siswandi mengatakan penutupan berlangsung sejak Jumat (16/6) bekerja sama dengan personel TNI, Dinas Kesehatan, Pemadam kebakaran, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muba.

Secara keseluruhan ada sebanyak 157 sumur minyak yang ditutup, mayoritas berlokasi di Desa Pangkalan Bulian, Batang Hari Leko.

Ratusan sumur tersebut ditutup dengan ditimbun kembali menggunakan alat berat dan dipasang garis polisi sebagai tanda tidak boleh lagi ada aktivitas di kawasan itu.

Dia menjelaskan berdasarkan temuan di lapangan diketahui ratusan sumur ini merupakan sumur tua peninggalan perusahaan pertambangan yang sudah tidak produksi lagi.

Meskipun sudah berulangkali diperingatkan oleh petugas kepolisian, katanya, masyarakat setempat kembali melakukan penambangan menggunakan peralatan tradisional dan jauh dari standar keamanan keselamatan.

“Hingga akhirnya sumur minyak itu meledak hebat mengeluarkan semburan api ke udara pada Senin (12/6),” ujar Siwandi, dikutip dari laman Antara, Sabtu (17/6/2023).

Siswandi menyebutkan akibat api ledakan sumur tersebut, dua orang warga mengalami luka bakar berat masing-masing berinisial NSI dan HMI.

Kepolisian menyatakan korban NSI meninggal dunia beberapa saat setelah kejadian, sementara korban HMI masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Selain melakukan penutupan, papar dia, petugas gabungan menyita sebanyak 80 unit sepeda motor yang digunakan sebagai alat penarik pipa tambang, 38 unit genset, dan 63 unit mesin pompa air di lokasi tersebut.

Ia menyebutkan pemodal dibalik aktivitas penambangan sumur minyak tersebut saat ini masih dalam buruan personel Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Muba didampingi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Siswandi memastikan atas perbuatannya pelaku dapat dijerat Pasal 40 Ke-7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Juncto Pasal 188 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama enam tahun dan denda senilai Rp60 miliar.

“Semua upaya penindakan atas kasus tersebut dilaksanakan sebagaimana instruksi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol Albertus R Wibowo dalam berbagai rapat koordinasi yang dilaksanakan,” kata dia.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Biaya perjalanan Dinas PUPR Pidie tahun 2026 capai Rp1,1miliar
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...