Home Hukum Sebut Pemerintah Bohong soal Swasembada Pangan, Feri Amsari Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Hukum

Sebut Pemerintah Bohong soal Swasembada Pangan, Feri Amsari Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Share
Sebut Pemerintah Bohong soal Swasembada Pangan, Feri Amsari Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara usai melaporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya, Jumat, 17 April 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)
Share

JAKARTA — Dosen Universitas Andalas (Unand), Feri Amsari, resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat, 17 April 2026. Laporan diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara dan telah teregistrasi dengan nomor LP/B/2692/IV/2026/SPKT.

Pelaporan ini dipicu oleh pernyataan Feri yang menyebut pemerintah berbohong terkait capaian swasembada pangan. Tim Advokasi LBH Tani Nusantara menilai pernyataan tersebut berpotensi mengandung unsur hoaks sekaligus penghasutan.

Dikutip dari sumber laporan, Tim Advokasi LBH Tani Nusantara, Itho Simamora, menyatakan, “Pernyataan itu memicu keresahan masyarakat.”

Itho juga menilai narasi yang disebarkan Feri berpotensi membenturkan kelompok petani dengan pelaku usaha di sektor pangan — sebuah dampak yang dianggap berbahaya bagi stabilitas ekosistem pertanian nasional.

Baca juga: Mentan Yakin Tiga Bulan Lagi Indonesia Swasembada Beras

Sebagai bukti awal, LBH Tani Nusantara menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik. Bukti tersebut mencakup konten media sosial berupa video dari platform TikTok, tangkapan layar, serta dokumentasi pernyataan yang telah beredar luas di publik.

Pelapor turut melampirkan data pembanding dari Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memperkuat substansi laporan.

Dikutip dari keterangan Itho Simamora, “Kalau dibilang tidak swasembada, itu sangat meresahkan para petani.”

LBH Tani Nusantara mendorong aparat kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (hsn)

Sumber: rmol.id

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Polisi tangkap ‘oknum polisi’ kasus perampokan toko emas di Aceh Selatan, satu pucuk senjata api laras panjang diamankan
Hukum

Polisi tangkap ‘oknum polisi’ kasus perampokan toko emas di Aceh Selatan, satu pucuk senjata api laras panjang diamankan

POPULARITAS.COM – Polres Aceh Selatan dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil...

Bahas revisi UUPA, Ketua DPRA Zulfadhli temui Menko Yusril Ihza Mahendra
Hukum

Bahas revisi UUPA, Ketua DPRA Zulfadhli temui Menko Yusril Ihza Mahendra

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Jumat 17 Juli 2026, temui Menteri...

HukumNews

Lembaga Wali Nanggroe Evaluasi Implementasi MoU Helsinki

POPULARITAS.COM – Lembaga Wali Nanggroe (LWN) bersama Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam)...

HukumNews

Seusai Tersangka, Keberadaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Misterius

POPULARITAS.COM – Keberadaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie...