Home News Sosialisasi dan Edukasi Jadi Kunci Putus Penularan Covid di Sekolah
News

Sosialisasi dan Edukasi Jadi Kunci Putus Penularan Covid di Sekolah

Share
Kadisdik Aceh: Satgas Covid-19 Sekolah Miliki Kewenangan Penuh Menentukan Kebijakan
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmad Fitri HD
Share

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri mengaku dalam dua pekan terakhir ini rutin berkunjung ke sejumlah kabupaten/kota untuk memastikan belajar mengajar secara daring berlangsung baik.

Kendati Aceh sedang dilanda pandemi Covid-19. Rachmat menjelaskan, pendidikan semua tingkatan tidak boleh berhenti. Terutama sekolah di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan Aceh tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) di seluruh Aceh.

Mengingat angka pasien terjangkit virus corona di Aceh terus mengalami peningkatan setiap harinya, sejak Maret 2020 lalu. Pemerintah Aceh telah memutuskan seluruh sekolah semua tingkatan harus belajar secara daring maupun luring.

Rachmat tak menampik, tidak semua siswa dapat mengikuti belajar secara daring dengan segala keterbatasan. Untuk memastikan agar siswa tetap belajar dari rumah. Dinas Pendidikan Aceh meminta pihak sekolah untuk bekerja sama dengan Muspika, agar dapat turun ke gampong-gampong untuk memastikan siswa tetap belajar dari rumah.

Guru bersama Muspika, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sebutnya, dapat berkolaborasi berkunjung ke gampong-gampong untuk memastikan siswa tetap belajar. Selain itu, dapat juga memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya peran keluarga dalam pembelajaran daring maupun luring selama pandemi.

Tak hanya itu, Muspika Plus bersama sekolah berkunjung ke gampong-gampong, sebut Rachmat lagi, dapat mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan. Sehingga penyebaran virus corona dapat diatasi, pelaksanaan sekolah secara tatap muka dapat segera diberlakukan.

“Koordinasi dengan Muspika, turun ke masyarakat sama-sama dengan guru, bertemu dengan anak-anaknya, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengedukasi masyarakat. Gak ada cara lain harus seperti itu kita lakukan,” ungkapnya.

Menurut Rachmat, untuk memastikan siswa tetap belajar kendati sedang di rumah tidak bisa dilakukan satu pola. Butuh keterlibatan para pihak untuk memastikan peserta didik tetap belajar meskipun sistem pembelajarannya dilakukan secara mandiri di rumah.

“Makanya kita perlu kerjasama dengan Muspika, Babinsa, Bhabinkamtibmas, karena mereka kan ada desa binaan,” tutupnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Kemlu Update Kondisi WNI usai Gempa 7,1 Magnitudo di Pulau Kyusu Jepang

POPULARITAS.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memantau perkembangan WNI di...

EkonomiNews

Susah Dapatkan Semen di Aceh, Warga Terpaksa Hentikan Bangun Rumah

POPULARITAS.COM – Semen langka sejak sepekan terakhir di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi...

NewsSyariat Islam

AMG, Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

POPULARITAS.COM – Al Azhar Memorial Garden (AMG) menjadi salah satu yang pertama...

HukumNews

Bupati Pemalang Resmi jadi Tahanan KPK

POPULARITAS.COM – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi...