POPULARITAS.COM – Rendahnya realisasi dana bantuan operasional keluarga berencana (BOKB) tahun anggaran 2024, jadi perhatian DPRK Pidie. Karna itu, lembaga legislatif kabupaten itu, telah memanggil Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB).
Rapat dilangsungkan di gedung DPRK Pidie, Rabu (20/8/2025). Pada pertemuan itu, sejumlah anggota legislatif menyoroti dan mempertanyakan ihwal minimnya realisasi dana BOKB 2024.
Dari penelusuran popularitas.com, diketahui besaran dana BOKB 2024 untuk Pidie Jaya Rp10,93 miliar. Namun, penyerapannya hanya Rp5,4 miliar.
Kepala DP3AKB Pidie, Nurhanisa didepan anggota dewan, bantah tentang jumlah serapan anggaran yang minimnya. Namun, Ia mengakui ada dana yang tidak bisa dihabiskan sebab beberapa persoalan teknis dan administrasi.
“Tidak benar realisasi BOKB Pidie 2024 hanya 50 persen,” sanggahnya.
Dia menjelaskan bahwa, dana BOKB 2024 yang tidak terserap hanya Rp1,2 milliar, bukan Rp5,4 miliar dari pagu yang diberikan Rp10,93 miliar. “Jadi realisasi BOKB 2024 itu capai 88,46 persen,” ungkapnya.
Terpisah, anggota DPRK Pidie, Nasrul Syam saat dikonfirmasi popularitas.com membenarkan, pihaknya sudah memanggil DP3AKB untuk menanyakan beberapa hal. Salah satunya terkait serapan BOKB 2024.
“Kami (DPRK) sudah rapat dengan DP3AKB. Mereka membawa data berikut bukti-bukti SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), Silpa BOKB 2024 hanya Rp 1,2 miliar lebih,” kata Nasrul Syam.
Data dilihat popularitas.com, pada website kemenkeu, realisasi BOKB Pidie TA 2024 adalah Rp 5,4 miliar dari jatah transfer Rp 10.93 miliar.











Leave a comment