Home Internasional Trump Ultimatum Terakhir ke Iran: Deadline Selat Hormuz 7 April 2026 atau Serangan Besar
Internasional

Trump Ultimatum Terakhir ke Iran: Deadline Selat Hormuz 7 April 2026 atau Serangan Besar

Share
Trump : Selat Hormuz akan masuk wilayah teritorial Amerika Serikat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. FOTO : HO/Xinhua/Yin Bogu | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Presiden AS Donald Trump kembali menunda tenggat waktu bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz atau mencapai kesepakatan, tapi kali ini ia menegaskan batas terbaru pada Selasa (7/4/2026) pukul 20.00 waktu Washington sebagai yang terakhir. Sebelumnya, Trump telah menggeser deadline dari 23 Maret 2026 berkali-kali dalam beberapa pekan terakhir, dengan pernyataan yang bervariasi antara ancaman tegas hingga sinyal optimisme soal negosiasi.

Iran menolak proposal gencatan senjata terbaru, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah IRNA. Trump memperingatkan konsekuensi berat jika tuntutan tak dipenuhi. “Mereka tidak akan punya jembatan. Mereka tidak akan punya pembangkit listrik. Mereka tidak akan punya apa-apa,” ujar Trump, dikutip dari AP. Ia juga menyebut serangan besar bisa dilakukan cepat. “Seluruh negara bisa dilumpuhkan dalam satu malam, dan malam itu mungkin besok malam,” tambahnya.

Baca juga: Iran Izinkan 15 Kapal Melintasi Selat Hormuz, Lalu Lintas Masih 90% di Bawah Normal

Meski PBB memperingatkan soal larangan serangan terhadap infrastruktur sipil berdasarkan hukum internasional seperti ditegaskan Sekjen António Guterres Trump tak gentar menghadapi tuduhan kejahatan perang. Sejarah deadline mencakup ultimatum awal 21 Maret 2026 untuk pembukaan Selat Hormuz dalam 48 jam, yang ditunda lima hari setelah klaim kemajuan bicara, lalu diperpanjang lagi hingga 6 April dengan catatan negosiasi “sangat baik”. Ancaman tetap menyasar fasilitas energi seperti pembangkit listrik, ladang minyak, dan desalinasi, kini termasuk jembatan.

Upaya diplomasi tetap jalan di tengah ketegangan. Seorang pejabat kawasan bilang pembicaraan belum gagal total dan komunikasi dengan kedua pihak masih berlanjut. Iran, bagaimanapun, tak lagi percaya AS usai serangan di tengah negosiasi sebelumnya. “Kami hanya akan menerima akhir perang dengan jaminan bahwa kami tidak akan diserang lagi,” kata pejabat diplomatik Iran. Media Israel bahkan menyiarkan hitung mundur menuju deadline terbaru, mencerminkan eskalasi situasi. (hsn)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Baru 5 Hari Kerja, Sekretaris Pers Donald Trump Dipecat

POPULARITAS.COM –  Sekretaris pers Gedung Putih Katie Zacharia dipecat, padahal baru lima...

InternasionalNews

Gegara Gunting Hilang, 20 Lebih Penerbangan di Naha Jepang Terganggu

POPULARITAS.COM – Masalah sebuah gunting mendadak hilang mampu mengganggu jadwal penerbangan sekaligus...

Internasional

China perluas Taman hiburan Kota Salju jadi 1,25 juta meter

POPULARITAS.COM – Harbin Ice-Snow World di Harbin, ibu kota Provinsi Heilongjiang, Tiongkok...

Internasional

Gempa 7,5 Magnitudo guncang Panama, status darurat

POPULARITAS.COM – Panama mengumumkan pada Sabtu (10/10) status darurat untuk mengoordinasikan upaya...