Home News Tujuh kecamatan terendam banjir di Pidie Jaya
News

Tujuh kecamatan terendam banjir di Pidie Jaya

Share
Ilustrasi, banjir yang merendam rumah warga di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (18/1/2022). (ANTARA/HO-BPBD Pidie Jaya)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan tujuh kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh terendam banjir, yang dipicu akibat curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah kabupaten setempat.

“Menurut laporan, ketinggian air mulai dari 50-80 centimeter,” kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA, dikutip dari Antara, Selasa (18/1/2022).

Ilyas menjelaskan banjir luapan di Pidie Jaya sejak Senin (17/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Kondisi saat ini, Jalan Medan-Banda Aceh di area perbatasan Pidie Jaya – Pidie masih tergenang air, begitu juga dengan beberapa desa yang masih terendam banjir.

“Hujan mengguyur Kabupaten Pidie Jaya sejak pukul 17.00 sehingga menyebabkan banjir luapan dan terjadi genangan di beberapa lokasi Kabupaten Pidie Jaya,” katanya.

Data Pusdati BPBA, beberapa kecamatan yang terendam banjir meliputi Kecamatan Bandar Baru di antaranya Desa Keude Lueng Putu, Desa Langgien, Desa Lancok Baroh, Desa Pueb Lueng Nibong dan Desa Siren.

Kemudian, Kecamatan Panteraja meliputi Desa Gampong Tu, Desa Peurade, Desa Mesjid Panteraja, Desa Panteraja Teungoh, Desa Panteraja Tunong. Kecamatan Meureudu, meliputi Desa Poh Roh Meureudu, Desa Kudrang dan Desa Seunong.

Selanjutnya, Kecamatan Bandar Dua yakni Desa Drien Bungong, Desa Poh Roh Ulee Glee, Desa Alue Sane, Desa Babah Krueng, Desa Drien Tujoh, Desa Alue Mee, Desa Alue Ketapang dan Desa Meurandeh Alue. Kecamatan Ulim meliputi dua desa yakni Desa Bidok dan Desa Tanjong Ulim.

Sementara di Kecamatan Trienggadeng dan Jangka Buya, petugas BPBD Pidie Jaya masih melakukan pendataan desa yang terdampak banjir luapan.

“Begitu juga dampak material, di Kecamatan Ulim 70 unit rumah terendam banjir, sementara kecamatan lainnya sedang pendataan,” katanya.

Data sementara, kata dia, untuk korban terdampak yakni 353 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Bandar Baru dan 280 jiwa dalam 90 KK di Kecamatan Ulim. Umumnya, petugas masih terus melakukan pendataan korban terdampak di setiap daerah.

“Pengungsi dan korban jiwa nihil. Saat ini BPBD Kabupaten Pidie Jaya terus melakukan pemantauan lapangan dan langkah tanggap darurat,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Temui Abang Samalanga, Kapolda Aceh Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan

POPULARITAS.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan bersilaturahmi dengan Ketua DPR Aceh...

Lihat aksi premanisme, warga Aceh bisa telp layanan 110
HukumNews

Polisi Terlibat Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan Dipecat

POPULARITAS.COM – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu...

https://popularitas.com/berita/mawardi-nur-diusulkan-jadi-kepala-bpma-oleh-mualem-rekin-minta-tinjau-ulang/
News

Mawardi Nur diusulkan jadi Kepala BPMA oleh Mualem, Rekin Aceh minta tinjau ulang

POPULARITAS.COM – Pengusulan Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA oleh Gubernur Muzakir Manaf,...

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan
News

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan

POPULARITAS.COM – Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, gelar ziarah ke...