Home News Warga Pidie Jaya Dilatih Memanfaatkan Material Bencana
News

Warga Pidie Jaya Dilatih Memanfaatkan Material Bencana

Share
Rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur dengan ketinggian 1-3 meter di Meurah Dua Pidie Jaya pascabencana. FOTO : Dok. popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memfasilitasi pelatihan warga memanfaatkan material bencana untuk pembuatan genteng.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Pidie Jaya Okta Handipa, mengatakan pelatihan bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan material banjir seperti lumpur untuk bahan baku membuat genteng.

“Pemkab Pidie Jaya memfasilitasi pelatihan warga memanfaatkan material bencana banjir akhir November 2025 untuk membuat genteng. Genteng tersebut bisa digunakan untuk pembangunan terdampak bencana,” katanya.

Okta Handipa menyebutkan pelatihan tersebut diikuti 23 pengrajin batu bata. Pelatihan digelar Badan Pengelolaan Perbatasan (BNPP) RI. Pelatihan tersebut menghadirkan instruktur dari Koperasi Genteng Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Pelatihan ini sebut Okta, selain untuk meningkatkan ketrampilan pengrajin juga sebagai upaya pemerintah daerah memanfaatkan material sisa banjir agar memiliki nilai tambah ekonomis bagi masyarakat.

Selain itu, sebagai upaya pemerintah daerah mendukung serta percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Pidie Jaya.

“Pelatihan ini juga mendorong tumbuhnya pelaku usaha genteng dengan bahan baku material bencana banjir. Genteng yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat terserap untuk pembangunan hunian tetap korban bencana maupun lainnya,” kata Okta Handipa.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya Munawar Ibrahim mengapresiasi BNPP RI atas dukungan diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pidie Jaya dalam meningkatkan ketrampilan mengolah material banjir menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis seperti genteng.

“Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi pascabencana. Kami berharap pelatihan tersebut melahirkan pengrajin genteng yang memanfaatkan lumpur dari sisa banjir,” kata Munawar Ibrahim.

Bencana hidrometeorologi melanda Kabupaten Pidie Jaya pada akhir November 2025 karena hujan lebat berhari-hari menyebabkan meluapnya Krueng (sungai) Meureudu.

Luapan sungai tersebut menimbulkan banjir bandang yang membawa material kayu dan lumpur. Lumpur tersebut menimbun pemukiman penduduk dan fasilitas publik dengan ketinggian hingga dua meter.

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsOlahraga

Mengenal Trio Maskot Piala Dunia FIFA 2026 Penuh Warna

POPULARITAS.COM – Ada 3 sosok yang memberikan perbedaan pada piala dunia 2026...

News

BGN Terbitkan Surat Edaran Penghentian Sementara MBG Saat Hari Libur

POPULARITAS.COM –  Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun...

News

Hingga Kini, 12 Jemaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Tanah Suci

POPULARITAS.COM – Hingga kepulangan kloter 3 jemaah haji asal Aceh, dilaporkan sebanyak...

News

MK Tegaskan UU Perkawinan Tak Halangi Istri Ikut Cari Nafkah Keluarga

POPULARITAS.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan pemisahan kewajiban suami-istri dalam Pasal 34...