EkonomiNews

Warga Banda Aceh Diminta Budidaya Ikan Lele Sistem Aquaponik

Warga Banda Aceh Diminta Budidaya Ikan Lele Sistem Aquaponik

– Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengajak warga menggalakkan budidaya ikan Lele dengan yang dikombinasikan dengan bercocok tanam sistem aquaponik. Metode tersebut cocok bagi warga yang bermukim di perkotaan Banda Aceh yang lahannya terbatas.

Untuk mendukung upaya warga menggalakkan budidaya Lele dengan sistem aquaponik. Aminullah menyerahkan 300 paket benih ikan lele dan aquaponik kepada warga Kecamatan Meuraxa, Selasa 15 Desember 2020 di halaman kantor camat setempat.

Adapun per paket bantuan tersebut terdiri dari 35 ekor bibit Lele, wadah (ember) pemeliharaan, pot aquaponik, pakan ikan, dan aerator oksigen.

Aminullah mengatakan, penyerahan paket bantuan itu merupakan bagian dari program ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Kita uji coba dulu di Kecamatan Meuraxa. Kalau berhasil nanti akan kita dukung lagi berikutnya dan perluas di kecamatan lain,” tegasnya.

Aminullah mengaku yakin, jika budidaya lele dalam ember yang dipadu dengan bercocok tanam aquaponik bisa meningkatkan perekonomian warga kota.

“Ini cocok diterapkan di kota kita yang memiliki lahan terbatas. Hasilnya nanti, baik ikan dan sayurnya, selain bisa dikonsumsi sendiri, juga bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga,” katanya.

Pada kesempatan itu, wali kota turut mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Saat ini penyebaran Corona sudah turun drastis. Pasien terkonfirmasi positif tinggal 49 orang lagi, dan hanya tiga orang yang masih dirawat di rumah sakit,” pintanya.

“Kalau pakai masker jangan karena takut kena razia, tapi agar diri dan keluarga jauh dari Covid-19. Insya Allah jika kita semua patuh, akhir bulan ini Banda Aceh bisa masuk ke zona hijau atau minimal kuning, sehingga semua aktivitas masyarakat bisa berangsur pulih kembali,” ujar Aminullah.[]

Shares: