News

BTM Siap Dilaksanakan di Aceh Tamiang di Tengah Pandemi Covid

Belajar Tatap Muka (BTM) untuk sekolah tingkat menengah atas dan sederajat di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang sudah siap untuk dilaksanakan.

Kepala Cabag Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tamiang, Bakhtiar mengatakan, kesiapan pihaknya menggelar sekolah tatap muka sudah 100 persen.

“Kesiapan sekolah sudah 100 persen untuk menghadapi proses belajar mengajar secara tatap muka, tapi dari hasil surve sebelumnya sekitar 80 persen sekolah menengah atas dan sederajat di Aceh Tamiang telah layak laksanakan belajar tatap muka, ” kata Bakhtiar saat ditemui di ruangannya, Selasa (24/11).

Namun, Bakhtiar menyampaikan, rencana belajar tatap muka sesuai anjuran empat menteri yang ditentukan oleh masing – masing daerah tidak lagi berdasarkan zona Covid-19 tersebut. Hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Bupati Aceh Tamiang.

Rencananya pada Rabu (25/11) hari ini, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil, dalam pertemuan itu juga melibatkan unsur Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Tamiang, Kantor Kementrian Agama Aceh Tamiang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang serta unsur terkait lainnya.

Dijelaskan Bakhtiar, sebelum terlaksananya belajar tatap muka, pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan survey kembali terhadap sekolah – sekolah yang benar – benar layak melaksanakan belajar tatap muka.

“Kepala sekolah harus menyiapkan fasilitas protokol kesehatan, termasuk mekanisme belajar semasa pandemi Covid-19 harus sesuai prokes,” ungkap Bakhtiar.

Begitupun, para guru di masing – masing sekolah telah siap melaksanakan belajar tatap muka serta perangkat pembelajaran juga sudah disiapkan oleh guru.

Lanjutnya, rencana belajar tatap muka ini sudah sangat di tunggu – tunggu oleh para orang tua siswa, karena itu harapan masyarakat akan sekolah berlangsung kembali dapat terealisasi di Januari 2021 mendatang.

“Harapan masyarakat supaya Bupati Aceh Tamiang bisa merekomendasikan berlangsungnya belajar tatap muka,” demikian jelas Bakhtiar.

Editor: dani

Shares: