POPULARITAS.COM – Situasi keamanan di Meksiko memanas setelah pimpinan kartel narkoba paling berpengaruh di negara itu, El Mencho, tewas dalam operasi militer. Dampaknya, empat pertandingan sepak bola profesional terpaksa ditunda pada Minggu (22/2/2026) waktu setempat.
Dua laga kasta tertinggi, yakni Querétaro melawan Juárez FC di kompetisi pria serta duel klasik Chivas kontra América di liga wanita, resmi dijadwalkan ulang. Selain itu, dua pertandingan divisi kedua juga dibatalkan demi alasan keselamatan.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena tim nasional Meksiko dijadwalkan menjalani laga uji coba menghadapi Islandia pada Rabu (25/2/2026) mendatang di Stadion Corregidora, Querétaro. Hingga kini, federasi sepak bola setempat belum mengumumkan perubahan jadwal terkait pertandingan tersebut.
Kerusuhan dipicu kabar meninggalnya Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan El Mencho. Ia merupakan pemimpin Kartel Jalisco Nueva Generación (CJNG). El Mencho dilaporkan terluka dalam baku tembak dengan tentara di wilayah Tapalpa, negara bagian Jalisco, sekitar 2 jam perjalanan dari Guadalajara. Ia kemudian meninggal dunia saat dalam perjalanan udara menuju Mexico City.
Seusai kabar kematiannya menyebar, kelompok bersenjata yang diduga bagian dari kartel melakukan aksi balasan. Sejumlah kendaraan dibakar dan akses jalan utama diblokade di hampir selusin negara bagian, memperparah situasi keamanan nasional.
Guadalajara, ibu kota Jalisco, dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 pada Juni mendatang. Kota tersebut akan menggelar empat laga, termasuk dua pertandingan yang melibatkan tim Korea Selatan. Selain itu, Meksiko, Spanyol, Uruguay, dan Kolombia juga direncanakan tampil di stadion kota tersebut.
CJNG selama ini dikenal sebagai salah satu kartel paling kuat di Meksiko dengan jaringan luas yang diperkirakan memiliki sekitar 19.000 anggota dan beroperasi di sebagian besar wilayah negara itu. Organisasi ini bahkan telah dimasukkan dalam daftar organisasi teroris asing oleh pemerintahan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.
Di tengah ketegangan tersebut, turnamen tenis Mexican Open yang merupakan bagian dari rangkaian ATP tetap dijadwalkan bergulir mulai Senin di GNP Arena, Acapulco. Pihak penyelenggara memastikan ajang tersebut tetap berjalan sesuai rencana dan menyatakan kesiapan mereka menjaga keamanan acara.












Leave a comment