Home Hukum Kejari Pidie Jaya usut dugaan korupsi proyek pengadaan bibit sawit dan lahan eks kombatan
Hukum

Kejari Pidie Jaya usut dugaan korupsi proyek pengadaan bibit sawit dan lahan eks kombatan

Share
Kejari Pidie Jaya usut dugaan korupsi proyek pengadaan bibit sawit dan lahan eks kombatan
Kantor Kejaksaan Negeri Pidie Jaya. FOTO : popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya, benarkan ihwal pihaknya tengah mengusut adanya dugaan korupsi dalam proyek pengadaan bibit sawit dan lahan eks kombatan GAM di Meureudu.

Informasi itu disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Pidie Jaya Hafrizal dalam keterangannya, Selasa 1 Juli 2025. “Iya benar, sedang dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan juga bahan keterangan lainnya,” katanya dikutip dari laman ajnn.

Namun begitu, Hafrizal tidak merinci pihak-pihak yang telah dimintai keterangan dalam dugaan kasus yang sedang diselidiki instansi tersebut.

Proyek pengadaan bibit sawit ini sebelumnya sempat menjadi sorotan karena muncul dugaan mark-up anggaran dan tidak tepat sasaran dalam pendistribusiannya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Lihat aksi premanisme, warga Aceh bisa telp layanan 110
HukumNews

Polisi Terlibat Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan Dipecat

POPULARITAS.COM – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu...

HukumNews

Polda Metro Bantah Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Kepemilikan 200 Etomidate

POPULARITAS.COM – Polda Metro Jaya menegaskan Kasat Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan...

HukumNews

Seorang Anggota Polda Aceh dan Kasat Narkoba Polres Tangsel Ditangkap Bersama 6 Anggotanya, Terkait Kasus Narkoba

POPULARITAS.COM – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kasat Narkoba...

HukumNews

Prabowo Didesak Bentuk Tim Independen Bongkar Dugaan Korupsi Rp35,6 Triliun Febrie Adriansyah

POPULARITAS.COM – Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (KOSMAK) mendesak Presiden Prabowo Subianto...