POPULARITAS.COM – Dalam semangat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, dua penyandang disabilitas di Banda Aceh, Bayu Satria dan Zulfadli Aldiansyah menunjukkan inisiatif luar biasa dengan menggelar kegiatan qurban yang diperuntukkan khusus bagi sesama penyandang disabilitas.
Kegiatan tersebut bermula dari kebiasaan tahunan Bayu dalam berqurban. Namun tahun ini menjadi lebih istimewa setelah diskusi bersama Aldi sapaan akrab Zulfadli yang menerima seekor kambing sebagai hadiah dari para pengikutnya di TikTok.
“Inisiasi ini awalnya hanya kami berdua. Tapi kemudian dua kambing lagi datang dari hamba Allah di Jakarta dan Aceh Besar. Ini bukti bahwa teknologi, jika digunakan dengan bijak, bisa menjadi alat untuk menyebar nilai positif dan mengajak banyak orang melakukan kebaikan,” kata Aldi dalam keteranganya, Sabtu (7/6/2025).
Aldi mengatakan antusiasme masyarakat terhadap inisiatif ini cukup tinggi. Dalam waktu singkat, kata dia, dua kambing tambahan disumbangkan oleh donatur, sehingga total ada empat ekor kambing yang disembelih.
Selain itu, Aldi menjelaskan proses penyembelihan dilakukan di peternakan demi menjaga kebersihan dan kenyamanan hewan. Daging kemudian dikemas dan didistribusikan ke penerima manfaat.
Aldi menyebutkan, adapun sebanyak 50 penerima manfaat terdiri atas 11 penyandang disabilitas fisik, 17 disabilitas tuli, dua disabilitas netra, 15 disabilitas intelektual, dua disabilitas ganda, serta tiga pendamping atau anggota keluarga.
Sementara itu, menurut Bayu Satria, qurban tahun ini memiliki makna lebih dari sekadar ibadah ritual.
“Selama ini disabilitas selalu dianggap sebagai penerima manfaat saja. Saya dan Bang Aldi ingin menyampaikan pesan ke publik bahwa jika disabilitas diberi ruang, kepercayaan, dan dukungan, maka bukan hal mustahil bagi kami untuk juga bisa berkurban dan berbagi,” kata Bayu.
Seorang mitra ojek online dari komunitas Tuli, Rikal mendukung dan apresiasi terhadap mendistribusikan daging qurban. Menurutnya, ini bukan hanya soal berbagi daging, tapi juga tentang rasa percaya, saling membantu, dan kebersamaan. “Harapan saya, kegiatan seperti ini terus diadakan dan dikembangkan,” ujarnya.
Sementara itu, seorang pengajar anak-anak disabilitas, Masamah menyampaikan rasa syukur atas kegiatan ini. “Saya sangat senang, apalagi anak-anak didik saya juga merasakan manfaatnya. Alhamdulillah kami bisa ikut merayakan Idul Adha dengan penuh sukacita,” pungkasnya.












Leave a comment