POPULARITAS.COM – Plt Sekda Aceh M Nasir menyebutkan bahwa, saat ini, UMKM jadi pilar penting bagi perekonomian daerah. Menariknya, 64,5 persen para pelaku sektor ini adalah perempuan.
Hal tersebut disampaikan oleh M Nasir saat membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Aceh tahun 2025 di Banda Aceh, Rabu (20/7/2025).
“Para pelaku UMKM di Aceh, proporsinya 64,5 persen perempuan. Ini tunjukkan bahwa, perempuan adalah motor ekonomi lokal,” katanya.
Beranjak dari data itu, maka perempuan di Aceh harus mampu jadi motor dalam transformasi ekonomi digital dan kreatif.
Hal serupa juga terlihat di tingkat nasional. Saat ini, 64 persen pelaku UMKM ditanah air adalah perempuan, mereka mendominasi sektor, kuliner, fashion, kerajinan tangan, dan digital marketing.
Namun demikian, M. Nasir turut menyoroti ketimpangan partisipasi perempuan dalam ranah politik. Menurutnya, pada periode 2019–2023, keterwakilan perempuan di DPR Aceh hanya sekitar 12,28%, jauh dari target kuota 30% yang diamanatkan undang-undang.
“Dominasi perempuan di sektor ekonomi harus diimbangi dengan peran strategis di sektor kebijakan. Karena itu, sinergi lintas sektor sangat diperlukan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan IWAPI dan berbagai organisasi lainnya guna memperkuat ekosistem kewirausahaan perempuan, baik dalam akses pelatihan, permodalan, pemasaran, hingga digitalisasi usaha.










Leave a comment