Home Internasional Pria Louisiana Bunuh 8 Anak dalam Serangan Brutal Lintas Rumah, Diduga Dipicu Konflik Perceraian
InternasionalKriminalitas

Pria Louisiana Bunuh 8 Anak dalam Serangan Brutal Lintas Rumah, Diduga Dipicu Konflik Perceraian

Shamar Elkins, 31 tahun, menembak mati tujuh anak di satu rumah dan seorang wanita di lokasi berbeda sebelum tewas dalam baku tembak dengan polisi di Bossier City.

Share
Penembakan Massal Louisiana 8 Anak Tewas, Pelaku Ditembak
Polisi berkumpul di depan sebuah rumah di Shreveport, Louisiana, saat mereka menyelidiki penembakan massal pada 19 April 2026. JILL PICKETT / AP
Share

POPULARITAS.COM – Delapan anak tak berdosa kehilangan nyawa dalam serangan penembakan brutal di Shreveport, Louisiana, Amerika Serikat, Minggu (19/4/2026) dini hari waktu setempat. Tragedi ini menjadi salah satu kasus penembakan massal paling mematikan di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Kepolisian Shreveport mengidentifikasi pelaku sebagai Shamar Elkins, pria berusia 31 tahun. Serangan dimulai sebelum fajar di kawasan selatan pusat kota Shreveport, ketika Elkins menembak seorang wanita di rumah pertama yang disambanginya.

Elkins kemudian memacu kendaraannya menuju lokasi kedua. Di sinilah kekejaman utama terjadi — tujuh anak ditemukan tewas dengan luka tembak di dalam satu rumah. Juru bicara Kepolisian Shreveport, Chris Bordelon, menyebutkan korban anak-anak berusia antara 3 hingga 11 tahun.

Dua perempuan dewasa, termasuk istri pelaku, turut menjadi korban dan kini dirawat dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Kesaksian di lokasi kejadian menggambarkan betapa paniknya para korban berusaha menyelamatkan diri. Satu anak ditemukan tewas di atas atap rumah, diduga setelah mencoba melarikan diri dari pelaku. Seorang anak lain berhasil selamat setelah melompat dari atap dan segera dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Dua Insiden Penembakan Sekolah Terjadi di Turki dalam Dua Hari Berturut-turut

Dikutip dari AP, Senin (20/4/2026), anggota dewan negara bagian Tammy Phelps menggambarkan suasana di lokasi kejadian sangat memilukan saat petugas pertama kali tiba.

Motif serangan diduga kuat berakar dari konflik rumah tangga. Crystal Brown, sepupu salah satu korban luka, mengungkapkan bahwa Elkins dan istrinya tengah menjalani proses perceraian dan dijadwalkan hadir di pengadilan pada Senin keesokan harinya. Pertengkaran seputar perpisahan itu diyakini menjadi pemicu ledakan amarah yang berujung pada pembantaian.

Pelarian Elkins berakhir di wilayah Bossier City. Polisi berhasil memojokkan pelaku dan terjadi baku tembak yang menewaskan Elkins di tempat. Meski pelaku tercatat memiliki riwayat hukum terkait kepemilikan senjata api pada 2019, kepolisian menyatakan tidak pernah menerima laporan kekerasan dalam rumah tangga sebelumnya.

Wali Kota Shreveport, Tom Arceneaux, menyebut insiden ini sebagai peristiwa paling tragis yang pernah dialami kotanya. Warga sekitar mengaku tidak percaya, mengingat beberapa hari sebelumnya Elkins masih terlihat menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.

Kepolisian Negara Bagian Louisiana kini turut membantu penyelidikan lintas lokasi kejadian. Gubernur Louisiana dan Ketua DPR AS telah mengeluarkan pernyataan resmi, meminta masyarakat mendoakan keluarga korban. Tragedi ini kembali memantik perdebatan nasional soal regulasi senjata api dan penanganan konflik domestik di Amerika Serikat. (HSN)

Sumber: beritasatu.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

2 ABK Indonesia Selamat dari Serangan di Hormuz Tiba di Tanah Air

POPULARITAS.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengawal pemulangan...

Iran Arahkan Rudal ke Kapal Perang AS di Timur Tengah
Internasional

Empat militer Amerika Tewas dan 207 terluka saat operasi perang lawan Iran di bulan Juli 2026

POPULARITAS.COM – Operasi perang yang digelorakan Amerika Serikat atas Iran pada Juli...

InternasionalNews

Rusia Perpanjang Larangan Ekspor Bensin hingga Akhir 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Rusia memutuskan untuk memperpanjang kebijakan larangan ekspor bensin hingga...

InternasionalNews

Bertemu Menteri Palestina, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan RI untuk Warga Gaza

POPULARITAS.COM –  Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bertemu Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad...