Home Ekonomi Riefky Harsya dorong anak muda Aceh bangun startup teknologi informasi dan komunikasi
Ekonomi

Riefky Harsya dorong anak muda Aceh bangun startup teknologi informasi dan komunikasi

Share
Riefky Harsya dorong anak muda Aceh bangun startup teknologi informasi dan komunikasi
enteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat memberi sambutan dalam kegiatan Siap Akselerasi Startup/Badan Usaha Jasa TIK di Banda Aceh. FOTO : popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong anak muda Aceh untuk semakin aktif mengembangkan potensi ekonomi kreatif salah satunya starup agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

“Kami bersama pemerintah daerah menyiapkan agar pegiat aplikasi dari daerah ini bisa tumbuh, siap dan insya allah juga bisa bekerjasama dengan pihak-pihak internasional,” kata Teuku Riefky Harsya saat sambutan dalam kegiatan Siap Akselerasi Startup/Badan Usaha Jasa TIK di Banda Aceh, Selasa (25/11/2025).

Teuku Riefky menyebutkan, berdasarkan laporan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) semester pertama 2025, investasi tertinggi dari luar ke sektor ekonomi kreatif saat ini berasal dari subsektor aplikasi, disusul fashion dan rias.

Melihat tren tersebut, Teuku Riefky menilai potensi anak muda Indonesia, terutama Aceh sangat besar dalam industri teknologi dan pengembangan aplikasi.

“Kaitannya dengan jasa Teknologi Infomasi dan Komunimaai (TIK) saat ini memang ivestasi dari luar untuk sub sektor ekraf yang palimg timggi adalah dari sektor aplikasi yang kedua fashion dan rias,” ujarnya.

Selain itu, Teuku Riefky  juga mengungkapkan hasil rapat terbaru dengan Kemenko Perekonomian terkait alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026. Pemerintah memutuskan bahwa sektor ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual akan mendapatkan plafon KUR hingga Rp10 triliun pada 2026.

“Alokasi ini nanti akan kami kolaborasikan antara pemerintah daerah dan pusat, untuk mengkurasi para pelaku ekraf agar mendapatkan pendampingan hingga layak memperoleh KUR,” jelasnya.

Teuku Riefky menambahkan, kesiapan pelaku usaha menjadi kunci utama, karena kredit tersebut harus mampu dikembalikan melalui pengelolaan bisnis yang matang dan berorientasi keuntungan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Ekonomi

Perusahaan China bangun pabrik ban senilai Rp4 triliun di Jawa Tengah

POPULARITAS.COM – Perusahaan China, Yosun Tire and Rubber, bangun pabrik ban di...

EkonomiNews

2.101 Bisnis Kuliner Singapura Tutup Sepanjang 2026

POPULARITAS.COM – Sebanyak 2.101 bisnis makanan dan minuman (food and beverage/F&B) di...

EkonomiNews

BPMA Dorong Joint Study JOGMEC-JAPEX Berlanjut ke Eksplorasi Migas di Aceh

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong hasil kajian bersama Japan Organization...

EkonomiNews

BPMA, Kementerian ESDM, dan Medco Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kementerian ESDM, PT Medco...