Home News Suel petukel, kuliner tradisional khas Gayo
News

Suel petukel, kuliner tradisional khas Gayo

Share
Penjaga anjungan Bener Meriah memperlihatkan kuliner khas daerah itu di PKA ke-8. Foto: Muhammad Fadhil/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Emak-emak berseragam ungu duduk santai di bawah tenda berukuran 2×2 meter depan Anjungan Bener Meriah. Mereka tampak fokus menyaksikan pertunjukan kesenian Didong di atas pentas berjarak 10 meter dari stand kuliner yang ada di sana.

Meja-meja di stand itu disusun berbagai kuliner khas daerah Gayo. Dari sekian banyak, di sudut meja, terlihat makanan berwarna orange kemerahan yang cukup membuat penasaran.

Makanan satu ini tampak indah karena dimasukkan dalam gerabah kecil bercorak motif Gayo. Suku Gayo menyebutnya Suel Petukel. Makanan tradisional itu terbuat dari buah labu tanah yang direbus atau dikukus.

“Suel Petukel ini dari labu tanah, hanya dikukus saja sudah jadi,” kata Sekretaris PKK Kabupaten Bener Meriah, Ova Danila, Kamis (9/11/2023).

Makanan yang satu ini cukup digemari khususnya masyarakat Gayo. Apalagi untuk membuat Suel Petukelcukup mudah, labu tanah itu dipotong kecil sesuai keinginan. Kemudian dikukus dengan sedikit menaburkan garam di atasnya.

Cukup sekitar 15 menit untuk mengukus labu ini, kata Oval, kemudian dimasukkan dalam gerabah guna disirami gula aren cair yang asli buatan masyarakat Gayo.

Untuk menciptakan cita rasa semakin nikmat, labu disirami gula aren cair. “Rasanya lemak sekali, dicampur pakai aren lebih enak,” ujarnya.

Oval mengungkapkan Suel Petukel tidak memiliki ragam cita rasa seperti banyak makanan lainnya yang dapat dicampuri bahan-bahan tambahan. Cukup dengan gula aren saja.

Kuliner khas ini masih manja di lidah masyarakat usia non produktif (orang tua), sedangkan bagi anak muda belum tentu mereka menyukainya. Tidak diketahui alasannya kenapa, tapi kenyataannya seperti itu.

Biasanya, masyarakat di sana sering menikmati Suel Petukel ketika pulang dari kebun, apalagi prosesnya sangat mudah dan tidak butuh waktu lama. Terutama saat musim hujan, makanan ini menjadi favorit.

“Kebanyakan orang pulang dari kebun, tinggal direbus, apalagi makannya sambil minum kopi, itu enak sekali, terutama saat musim hujan,” imbuh Ova.

Diterangkannya, Suel Petukel ini memang hanya menjadi makanan selingan. Tetapi, jika sering dikonsumsi sangat baik untuk mencegah penyakit, terutama bagi penderita sakit maag.

Selain baik bagi penderita mah, makanan tradisional Gayo itu juga sangat bagus untuk menghindari atau mencegah datangnya diabetes, hingga kolesterol. Karena kandungan gulanya sedikit.

Karenanya, disarankan kepada masyarakat untuk sering mengkonsumsi makanan khas tersebut sebelum terkena penyakit.

“Sangat dianjurkan. Kalau bisa itu dikonsumsi sesering mungkin sebelum sakit. Bukan ketika sudah sakit baru mengonsumsinya,” tuturnya.

Kata dia, karena ketika mengonsumsi Suel Petukel ini, maka otomatis sudah kenyang dan itu bisa mengurangi nasi. “Maka sering-sering lah konsumsi ini,” ucap Ova Danila.

Suel Petukel sendiri sebelumnya bukan lah makanan khas tradisional yang wajib dihidangkan pada setiap perhelatan adat atau pesta pernikahan di Bener Meriah. Tergantung kemauan pemilik acara.

Tetapi, mulai tahun ini Pemerintah Bener Meriah sudah menganjurkan atau mewajibkan penyediaan makanan tradisional pada setiap pesta perkawinan, sunat rasul serta berbagai kegiatan adat lainnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Temui Abang Samalanga, Kapolda Aceh Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan

POPULARITAS.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan bersilaturahmi dengan Ketua DPR Aceh...

Lihat aksi premanisme, warga Aceh bisa telp layanan 110
HukumNews

Polisi Terlibat Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan Dipecat

POPULARITAS.COM – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu...

https://popularitas.com/berita/mawardi-nur-diusulkan-jadi-kepala-bpma-oleh-mualem-rekin-minta-tinjau-ulang/
News

Mawardi Nur diusulkan jadi Kepala BPMA oleh Mualem, Rekin Aceh minta tinjau ulang

POPULARITAS.COM – Pengusulan Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA oleh Gubernur Muzakir Manaf,...

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan
News

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan

POPULARITAS.COM – Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, gelar ziarah ke...