Home News Kemenkumham Aceh: Tidak ada larangan napi memimpin PNA
News

Kemenkumham Aceh: Tidak ada larangan napi memimpin PNA

Share
Meurah Budiman, Pj Bupati Aceh Tamiang
kepala Kantor Kementrian Hukum Aceh, Meurah Budiman. (Antara Aceh/M Haris SA)
Share

POPULARITAS.COM – Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman menegaskan bahwa AD/ART Partai Nanggroe Aceh (PNA) tak mengatur tentang larangan seorang narapidana memimpin atau mengurus jalannya partai.

Oleh karena itu, kata Meurah Budiman, AD/ART tersebut menjadi salah acuan bagi Kanwil Kemenkumham Aceh dalam mengesahkan SK kepengurusan PNA yang dipimpin Irwandi Yusuf.

“Kalau memang dalam AD/ART ditentukan pada waktu itu bahwa apabila pengurus menjalani pidana di LP, maka gugur dia dari pengurus partai politik, ini  tidak diatur,” kata Meurah Budiman saat dikonfirmasi, Kamis (3/2/2022).

Meurah Budiman sudah menjelaskan perihal tersebut kepada kader PNA kubu Tiyong saat menggelar aksi di depan Kanwil Kemenkumham Aceh pada Rabu (2/2/2022) kemarin.

“Hasil KLB kemarin itu kami verifikasi sesuai dengan dokumen faktual yang ada, makanya kita tidak mengesahkan hasil KLB, tapi kembali ke SK Kakanwil 2017 (PNA yang dipimpin Irwandi Yusuf),” ujarnya.

Terkait tuntutan kader kubu Tiyong agar mereka dipertemukan dengan pengurus kubu Irwandi Yusuf, Meurah Budiman menilai ini bukan kewenangan Kanwil Kemenkumham Aceh, tetapi ranahnya Gubernur Aceh.

“Gubernur yang memiliki kewenangan tersebut, ada pihak Kesbangpol untuk memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak ini,” ujar Meurah Budiman.

Sebelumnya, sejumlah kader Partai Nanggroe Aceh (PNA) kubu Samsul Bahri alias Tiyong menyeruduk Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh yang berada di kawasan Jeulingke, Kota Banda Aceh, Rabu (2/2/2022).

Massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Kader Penyelamat PNA ini melakukan aksi sebagai bentuk protes kepada Kemenkumham Aceh karena mengesahkan kepengurusan PNA yang dipimpin Irwandi Yusuf yang tak lain adalah seorang narapidana.

Dalam aksinya, massa meminta Kanwil Kemekumham Aceh untuk mencabut dan membatalkan SK No: W1-418.AH.01. Tahun 2021 dan meminta untuk mengesahkan SK Kepengurusan PNA versi KLB Bireuen.

Unjuk rasa yang dilakukan mulai pukul 15.00 WIB dengan membawa beberapa spanduk hingga poster berisi kecaman dari pihak PNA kubu Tiyong.

Aksi tersebut mengundang perhatian dari pengguna jalan di kawasan itu. Aksi ini juga menyebabkan arus lalu lintas di depan Kanwil Kemenkumham Aceh tertanggu.

Reporter: Riska Zulfira

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...