HeadlineNews

BMKG Ingatkan Waspadai Gelombang Tinggi 4-6 Meter di Aceh

Gelombang setinggi 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan Aceh
Ilustrasi gelombang tinggi. Foto Elshinta

BANDA ACEH (popularitas.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Blang Bintang, Aceh mengeluarkan peringatan dini akan terjadi gelombang tinggi mencapai 4-6 meter di perairan Aceh.

Kasi Data dan Informasi BMKG Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Zakaria Ahmad menjelaskan, tinggi gelombang mencapai 4-6 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindai Barat Aceh.

Untuk Selat Malaka Bagian Utara tinggi gelombang 2,50 –  4 meter, Barat Selatan 50 Centimeter hingga 1,5 meter. Sedangkan di perairan Sabang tinggi gelombang antara 2,5 meter hingga 4 meter lebih.

Hal tersebut disebabkan terbentuknya tekanan rendah di Selat Malaka sebelah utara Propinsi Aceh. Sehingga terjadi belokan angin dan konvergensi masa udara di atmosfer wilayah Aceh.

Dengan adanya belokan angin dan konvergensi di atmosfer Aceh, sehingga uap air yang terbawa oleh pergerakan masa udara berkumpul di atmosfer Aceh.

Hal ini mengakibatkan tumbuhnya awan-awan konvektif, awan- awan hujan yang disertai angin kencang dan juga petir. BMKG Aceh memperkirakan  keadaan seperti ini masih berlanjut hingga 2 hari kedepan.

“Disamping terjadi hujan sedang hingga lebat kondisi ini juga dapat berpengaruh terhadap tinggi gelombang,” kata Zakaria Ahmad, Sabtu (9/5/2020).

Zakaria mengimbau agar waspada banjir, genangan maupun banjir luapan atau bajir kiriman. Waspadai tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi dan juga perlu berhati-hati pohon tumbang serta jalan yang licin.

Sedangkan untuk masyarakat nelayan dan penyedia jasa penyeberangan agar berhati-hati dalam melaut. Tidak lupa membawa alat keselamatan serta alat komunikasi, jangan memaksa berlayar bila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Waspada potensi terjadinya gelombang tinggi dapat mencapai 3 Meter atau lebih di Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang- Banda Aceh, Perairan Barat-Selatan Aceh, Perairan Samudera Hindia, dan Periran Selat Malaka Utara.

“Selalu memperhatikan situasi dan informasi cuaca di lapangan maupun info cuaca dari BMKG,” pintanya.

Seperti diberitakan sebelumnya setelah hujan lebat mengguyur kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Telah terjadi banjir luapan air sungai di seluruh kecamatan Kota Gemilang dan beberapa kecamatan di Aceh Besar.

Hingga sekarang air luapan itu belum sepenuhnya surut. Masih terdapat beberapa desa yang rumahnya masih terendam. Sedangkan sejumlah warga lainnya mulai membersihkan rumahnya paska banjir.

Berdasarkan peringatan BMKG, hujan diperkirakan masih melanda Aceh untuk tiga hari kedepan. Zakira sudah mengingatkan agar tetap waspada menghadapi musim perubahan cuaca ini.[acl]

Shares: