Home News Syafriadi Dilantik Menjadi Kepala Kawil DJPb Aceh
News

Syafriadi Dilantik Menjadi Kepala Kawil DJPb Aceh

Share
Menkeu Sri Mulyani potensial terpilih di Pilkada Jakarta
Sri Mulyani. (foto: Harianhaluan)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Menteri Keuangan RI Sr Mulyani Indrawati, melantik Syafriadi sebagai Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendarahaan Provinsi Aceh. Pelantikan yang bersangkutan dilakukan bersama dengan dikukuhnya 10 pejabat eselon II lainnya di lingkungan kementrian keuangan.

Dalam proses pelantikan yang berlangsung di Jakarta, Jumat, 17 Juli 2020, Sri Mulyani mengatakan, dirinya percaya bahwa pejabat yang dilantik mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan.

“Saya melantik saudara-sudara dalam jabatan baru dilingkungan kementrian keuangan,” katanya, seperti diwartakan Kantor Berita ANTARA.

Ke-10 pejabat yang dilantik tersebut dari unsur lingkungan sekretaris jenderal, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), dan Direktorat Jenderan Perimbangan Keuangan (DJPK).

Para pejabat yang dilantik di lingkungan Sekretariat Jenderal terdiri dari Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan Dini Kusumawati, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Rukijo, dan Kepala Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan Herry Siswanto.

Kemudian Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Wempi Saputra dan Tenaga Pengkaji Bidang Perencanaan Strategik Ria Sartika Azahari.

Sementara untuk pejabat yang dilantik di lingkungan DJPb adalah Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Aceh Syafriadi, Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Banten Ade Rohman, dan Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan Catur Ariyanto Widodo.

Selanjutnya untuk yang di lingkungan DJPK adalah Sekretaris Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Harry Z. Soeratin dan Direktur Kapasitas dan Pelaksanaan Transfer Bhimantara Widyajala.

Sri Mulyani mengingatkan jajaran Kemenkeu untuk memahami bahwa situasi saat ini masih tidak pasti akibat COVID-19 sehingga menyebabkan tekanan pada bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan keuangan yang semakin signifikan.

“Kita harus memahami kondisi hari ini masih kondisi yang tidak biasa yaitu seluruh dunia lebih dari 200 negara dan Indonesia masih harus menghadapi tantangan COVID-19,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Sri Mulyani menegaskan Kemenkeu memiliki tugas dan tanggung jawab yang semakin berat mulai dari mendesain kebijakan, instrumen, maupun pengimplementasian dalam rangka penanganan dampak COVID-19.

“Kemenkeu sebagai pengelola keuangan negara akan terus dihadapkan pada berbagai tingkat tantangan di level policy, instrumen, organisasi, kompetensi, profesionalisme dan SDM,” ujarnya. [sky]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable
News

Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen untuk bangun komunikasi publik...

NewsSepakbola

4 Pemimpin Dunia Hadiri Final Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Sejumlah presiden dan pemimpin dunia dikabarkan akan menghadiri laga final...

NewsSosial dan Budaya

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi

POPULARITAS.COM – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga melalui film Takkan Kubiarkan...

NewsStyle

Jumlah Followers Hotman Paris Langsung Berkurang Seusai Jadi Pengacara Febrie

POPULARITAS.COM – Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum eks...