Home News Korban Kecelakaan Reaktif Rapid Test, Pemulasaraan Sesuai Protokol Covid-19
News

Korban Kecelakaan Reaktif Rapid Test, Pemulasaraan Sesuai Protokol Covid-19

Share
Korban Kecelakaan Reaktif Rapid Test, Pemulasaraan Sesuai Protokol Covid-19
Share

PIDIE JAYA (popularitas.com) – Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbagh Ni’am mengatakan ada korban kecelakaan yang meninggal dunia ternyata reaktif rapid test. Ia pun memimpin langsung proses pemulasaraan jenazah sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Korban berinisial K merupakan warga Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya , meninggal dunia setelah mengalami kecalakaan lalu lintas di Kabupaten Pidie Jaya pada Minggu 2 Agustus 2020.

Korban Kecelakaan Reaktif Rapid Test, Pemulasaraan Sesuai Protokol Covid-19

Dia kemudian rujuk ke RS Chik Ditiro Sigli, karena mengalami luka serius akibat kecalakaan tersebut. Sesampai di rumah sakit rujukan Covid-19 itu, pihak rumah sakit melakukan rapid tes dan hasilnya reaktif.

Setelah mendapat perawatan intensif, Selasa, 4 Agustus 2020, K menghembuskan nafas terakhirnya di RS Chik Ditiro Sigli.

Dalam pemulasaraan jenazah Musbah Ni’am memberikan intruksi langsung, dengan menerapkan standar protokol kesehatan Coid-19, baik dalam proses pemandian hingga mengkafani.

Petugas yang memandikan jenazah tersebut, harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Bahkan, Musbagh Niam sendiri memakai APD tersebut.

Musbagh Ni’am mengaku segaja memimpin langsung proses pemandian disebabkan dirinya memiliki pengetahuan tentang pemulasaraan jenazah sesuai standar protokol kesehatan dari pelatihan yang diikutinya.

Korban Kecelakaan Reaktif Rapid Test, Pemulasaraan Sesuai Protokol Covid-19

“Intinya penanganan jenazah dengan protokol kesehatan tidak semua orang tau caranya, sehingga saya perlu terjun langsung karena kekurangan orang yang tau prosedur tersebut,” kata Musbagh Ni’am, Selasa (4/8/2020).

Kata dia, tujuan memimpin langsung proses pemularasan korban kecelakaan yang reaktif COVID-19 hasil rapid dengan standar protokol kesehatan itu, guna mencegah penyebaran virus mematikan itu ke warga lainnya, seandai hasil swab yang keluar nantinya positif.

“Semoga hasil swab yang keluar nantinya negatif. Dan saya segaja menerapkan protokol kesehatan dalam pemulasaraan jenazah terduga Covid-19 ini, guna mencegah penyebaran,” jelasnya.

Korban Kecelakaan Reaktif Rapid Test, Pemulasaraan Sesuai Protokol Covid-19

Sebelumnya, Musbagh Ni’am memimpin proses pemularasan terduga Covid-19 itu, terlebih dahulu dirinya menjelaskan ke pihak keluarga tentang penanganan jenazah sesuai protokol kesehatan.[acl]

Reporter: Nurzahri

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Hujan Lebat Guyur Korea Selatan, 758 Dievakuasi dan 1 Orang Hilang

POPULARITAS.COM – Hujan lebat yang melanda Korea Selatan pada Jumat (10/7/2026) membuat...

EkonomiNews

Usaha KDMP di Pidie didominasi simpan pinjam

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha...

Sensus Ekonomi 2026, Illiza : mari kita terima petugas dengan baik ke rumah
News

Sensus Ekonomi 2026, Illiza : mari kita terima petugas dengan baik ke rumah

POPULARITAS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan kegiatan sensus ekonomi tahun 2026....

KesehatanNews

7 Manfaat Dark Chocolate yang Bagus buat Kesehatan

POPULARITAS.COM – Hari Cokelat Sedunia jatuh pada 7 Juli setiap tahunnya. Tahukah kamu...