News

133 hektare persawahan terendam banjir di Pidie

POPULARITAS.COM – Banjir yang melanda 22 gampong di Kecamatan Padang Tiji, Pidie, dua hari beruntun akibat tingginya intensitas hujan sejak Kamis-Jumat mengakibatkan sekitar sekitar 133 hektare lahan persawahan terendam banjir di daerah itu.

Camat Padang Tiji Kabupaten Pidie Asriadi saat dikonfirmasi popularitas.com, Sabtu (27/1/2024) mengatakan, wilayah setempat dua kali mengalami banjir akibat luapan air sungai.

“Di Padang Tiji dua kali banjir, yang pertama terjadi pada malam Jumat dan malam Sabtu,” kata Asriadi.

Area persawahan berisikan tanaman padi dan bawang yang terendam banjir luapan air sungai dampak curah hujan lebat itu tersebar di 19 gampong dengan usia tanaman bervariasi.

“Ada yang baru siap persemaian benih, ada yang baru habis tanam,” ujarnya.

Adapun area persawahan terendam banjir meliputi Gampong Siron Paloh ± 3,5 hektar, Sukon Peudaya ± 6 hektar, Dayah Baroh Kunyet ± 12 hektar, Baro Kunyet ± 6 hektar, Mesjid Kunyet ± 3 hektar, Leun Tanjong ± 6 hektar, Tuha Peudaya ± 6 hektar, Teungoh Drien Gogo ± 6 hektar, Cut Paloh ± 2 hektar.

Kemudian Gampong Mesjid Peudaya ± 3 hektar, Meuke Gogo ± 3,5 hektar, Perlak Peudaya ± 2 hektar, Tunong Peudaya ± 5 hektar, Kupula Tanjong ± 7 hektar, Leuhob Paloh ± 7 hektar, Trieng Paloh ± 6 hektar, Bunie Reulieng Peudaya ± 40 hektar dan desa Mesjid Tanjong sekitar 5 hektar.

Selain terdapat beberapa infrastruktur publik yang rusak dampak banjir itu, seperti halnya 622,3 meter badan jalan di tiga Gampong, Gampong Pante Cermen Paloh, Sukon Peudaya dan Tuha Peudaya.

Terdapat juga 250 meter tebing sungai yang mengalami kerusakan dan 40 meter pagar sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Hasballah mengaku belum mengetahui area persawahan yang terendam banjir.

“Belum tau, saya masih di Banda Aceh ini. Senin nanti kita lihat,” jawab Hasballah saat dikonfirmasi popularitas.com via seluler.

Shares: