Oknum Satpol PP Banda Aceh diduga pungli pedagang kaki lima

POPULARITAS.COM – Oknum Satpol PP Kota Banda Aceh diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Panglima Nyak Makam, kawasan Lampineung, kota setempat, Selasa (14/6/2022).

Seorang warga, Sulaiman mengaku ikut menyaksikan praktik dugaan pungli tersebut. Saat itu, ia sedang berhenti untuk membeli keripik pada salah satu pedagang di sana.

Tiba-tiba, tambah Sulaiman, sebuah mobil dinas pick up berplat merah dengan nomor polisi BL 8066 AH berhenti di sana. Mobil ini dihuni lima orang dan semuanya mengenakan seragam Satpol PP.

“Awalnya, petugas Satpol PP bertanya mengenai apakah aman di lokasi sang pedagang jualan. Setelah berbincang sebentar, kemudian petugas Satpol PP meminta uang Rp20 ribu. Namun, pedagang mengaku bahwa omzetnya masih minus hari ini,” ujar Sulaiman, Selasa (14/6/2022).

Tidak patah arang, kata Sulaiman, petugas yang disuruh itu pun melapor ke petugas yang duduk di bagian depan mobil. Kemudian turun lah seorang petugas dari kursi depan dan menemui pedagang itu, dengan mengganti permintaannya menjadi jatah makanan gratis.

“Pedagang pun memberikan makanan keripik di dalam plastik dan memberikannya kepada petugas. Setelah itu, petugas pun berangkat, kepada saya, pedagang mengaku tidak masalah karena yang diminta sedikit makanan saja,” ujar Sulaiman.

Tidak sampai di situ, terang Sulaiman, petugas Satpol PP pun terlihat berhenti di sebuah warung es kelapa yang berada tak jauh dari salah satu hotel di kawasan Lampineung.

“Pedagang itu terlihat baru menutup dagangannya dan tiba-tiba hujan mengguyur deras membuat petugas berbalik arah, tidak jadi berhenti di sana,” ujar Sulaiman.

Sementara, Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh, Ardiansyah saat dikonfirmasi popularitas.com, Selasa (14/6/2022) malam, mengaku masih menyelidiki terkait dugaan pungli itu.

“Lagi saya cek (benar atau tidak adanya pungli),” ujar Ardiansyah.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.